Soundtrack: SNSD - Mistake
"otte oppa/gimana kak? Aku gak mungkin kan ngarang cerita padahal bukti sudah jelas ada?’’, tanya Sulli. Minho masih diam berpikir. Dia bingung harus percaya atau gak.
‘’Oppa, aku kasih tau ya! Mana ada sih orang kaya seperti Sonyul itu mau serius sama oppa? Apalagi oppa kan artis mungkin dia bisa aja pacaran sama oppa hanya supaya kelihatan hebat!’’, kata Sulli.
‘’Ya/hey! Sonyul gak mungkin kayak gitu! Jangan kamu jelek-jelekan Sonyul terus Sulli!’’, kata Minho mulai kesal dengan omongan Sulli.
‘’Oppa, kenapa sih oppa terus membela orang kayak dia? Padahal bisa aja kan dugaanku benar? Dan lagi ini ada bukti kalo dari omonganku tadi ada yang benar kan? Oppa mau bilang apa?’’, tanya Sulli yang jadi tambah membingungkan Minho.
‘’Argh, aku gak ngerti semua omonganmu Sulli! Aku mau pulang!’’, kata Minho meninggalkan Sulli.
‘’Minho oppa! Minho oppa harus dengar omonganku! Sonyul itu bukan yeoja yang baik! Dia menipumu! Kenapa kamu masih gak percaya oppaaaaa????!!!’’, teriak Sulli yang gak dihiraukan Minho.
Minho yang masih terbayang ucapan Sulli tadi bingung harus berbuat apa. Bukannya pulang ke dorm tapi dia malah ke rumahnya. Ada ortu dan yeodongsaengnya, Ji Young.
‘’Lho, oppa kok kesini? Gak ke dorm? Libur ya?’’, tanya Ji Young.
‘’Anio/gak. Pengen ke rumah aja’’, jawab Minho.
‘’Aigu/aduh, Minho! Ada apa tiba-tiba pulang? Ada masalah?’’, tanya Sooro appa.
‘’Gwaenchanayo appa/gak apa-apa papa!’’
‘’Aaa... anak appa/papa satu ini mau bohongi appa ya? Appa kenal kamu dari bayi jadi appa tau kamu gimana!’’, seru Sooro appa.
‘’Ah, appa/papa lebay deh!’’, seru Ji Young.
‘’Aku bingung appa akan suatu hal yang harusnya aku percaya atau gak tapi bukti kalo yang kupercaya itu salah jelas ada! Aku percaya dia gak mungkin begitu tapi kata orang lain dia jahat!’’, jelas Minho.
‘’Bertengkar dengan yeoja chingu/pacarmu ya Minho?’’, seru Kyungsil oemma dari dapur.
‘’Pasti Ji Young yang bilang ya?’’, tebak Minho karena mana mungkin ortunya tau kalo gak ada yang beri tau.
‘’Hahahaha, gak usah malulah sama kami! Kami kan ortumu!’’, kata Sooro appa nyengir kuda.
‘’Iya nih oppa! Pelit banget sih! Masa Sonyul oenni mau disembunyiin?’’, kata Ji Young.
‘’Dasar Ji Young ember!’’, kata Minho mau nabok Ji Young tapi Ji Young menghindar dan menjulurkan lidah ke Minho.
‘’Aigu/aduh, kok malah bertengkar? Lalu apa masalah kalian?’’, tanya Kyungsil oemma lagi.
‘’Gini Minho kalo menurut appa sih kamu percayai aja apa yang kamu percaya karena dengar omongan sana sini gak akan habisnya!’’, saran Sooro appa.
‘’Alah, appa sok bijak!’’, kata Kyungsil oemma.
‘’Lho, appa tadi salah ngomong ya?’’, tanya Sooro appa bingung.
‘’Memangnya ada apa sama Sonyul oenni, oppa?’’, tanya Ji Young penasaran.
‘’Dasar anak kecil mau tau aja!’’, seru Minho sambil mengacak-acak rambut Ji Young.
‘’Bhuuuu... oppa pelit!’’
‘’Gak ada apa-apa kok! Tenang aja!’’, kata Minho tersenyum. Minho memikirkan omongan appanya. Tapi biar begitu pun kebingungan dan rasa penasarannnya masih ada saat dia melihat bukti itu dengan jelas. Kalo memang benar, apa alasannya Sonyul sampe berbuat begitu padanya? Rasanya menyakitkan jika tau kalo itu memang benar dan dia mau membuktikan sendiri.
Saat bertemu Sonyul, bukannya malah bertanya Minho malah hanya memandang Sonyul dengan penuh tanya dan akhirnya malah dia yang ditanya kenapa. Dan dia hanya jawab gak apa-apa. Entah ada ketakutan darimana yang membuatnya ragu. Sulli makin gencar mendekati Minho karena Sulli menyadari kebingungan Minho tentang siapa sebenarnya Sonyul. Kegelisahan dan kebingungan Minho bertambah. Para member Shinee yang lain menyadari perubahan sikap Minho yang menjadi tertutup.
‘’Ya/hei, Minho kenapa ya kok aku merasa kamu berubah?’’, tanya Key oppa.
‘’Ne/ya, hyung jadi pendiam dan gampang bad mood!’’, timpal Taemin.
‘’Anio, gwaenchanayo/enggak, gak apa-apa!’’, kata Minho yang berusaha menutupi perasaannya.
‘’Kalo ada masalah, ayo ceritakan daripada kamu pendam sendiri!’’, bujuk Onew oppa diikuti anggukan semua. Tapi Minho menolak dan malah memilih menyendiri. Sulli datang menghampiri Minho.
‘’Minho oppa, waeyo/kenapa? Oppa sakit ya?’’, tanya Sulli.
Minho hanya diam dan menatap Sulli dengan mata yang masih penuh tanda tanya tentang apa yang dia pikirkan.
‘’Apa oppa masih gak percaya dengan apa yang kuomongin kemarin?’’, tanya Sulli lagi.
‘’Aku masih gak ngerti kenapa kamu masih membahasnya Sulli!’’
‘’Minho oppa, dengar ya aku bilang begini ke oppa karena aku perduli sama oppa! Karena aku sayang sama oppa, apa oppa masih gak paham maksudku?’’
‘’Sulli, aku gak.... ‘’, kata Minho yang kalimatnya terputus karena jari telunjuk Sulli di depan bibirnya.
‘’Minho oppa, kan aku sudah bilang kalo Sonyul itu penipu! Dia gak sungguh-sungguh menyayangi oppa! Kenapa oppa masih gak percaya? Oppa, aku sayang sama oppa, cinta sama oppa... Apa aku gak bisa menggantikan Sonyul di hatimu?’’, tanya Sulli dengan wajah penuh harap ke Minho tapi Minho hanya diam. Sulli yang gak dapat jawaban malah mau mencium Minho tapi menolak.
‘’Miane/maaf Sulli, jongmal miane/beneran maaf!’’, kata Minho.
‘’Waeyo oppa/kenapa kak???!!!! Apa yang kurang dariku? Kenapa kamu hanya bisa mencintai penipu itu tapi aku gak? Oppa nappa/kakak jahat!!!!’’, teriak Sulli yang mulai menangis.
‘’Sulli berhentilah menjelek-jelekkan Sonyul! Dia gak mungkin begitu!!!’’, balas Minho.
‘’Jadi, oppa masih mau membela penipu itu? Ok, silakan! Tapi oppa pasti akan menyesal telah menolakku! Aku akan melakukan segala cara untuk merebutmu!!!’’, seru Sulli berlari meninggalkan Minho.
***
Hari party of the month SME tiba. Sebelum ke acara puncak, mereka yaitu para artis SME menginap di dormnya SME. Kegiatan mereka yaitu outbond, main game, jurit malam, dll. Hari kedua yaitu malam puncak party akhirnya tiba. Semua artis mengenakan gaun terbaik mereka sesuai tema kali ini yaitu pesta topeng. Acara semakin meriah dengan hadirnya bintang tamu yaitu Big Bang dan pembawa acaranya Dumb and Dumber, Yoo Jaesuk dan Kang Daesung.
‘’Wah, party kali ini meriah dari yang biasanya ya?’’, seru Hyurin.
‘’Jinca/sungguh? Memang biasanya gak begini?’’, tanya Sonyul.
‘’Maksudku bukan pestanya non! Tapi misuaku juga datang! Senangnyaaa!’’, seru Hyurin sambil berkhayal.
‘’Ya! Jangan kebanyakan ngayal ntar kerasukan lagi!’’, tegur Key oppa bersama para member Shinee yang lain.
‘’Aigu/aow! Oppa ngagetin aja deh! Ya gak apa-apa kan aku ngayalin misuaku? A, ne kalian kelihatan keren semuanya nih! A, ne mana Minho?’’, tanya Hyurin.
‘’Itu lagi sama Ji Young!’’, kata Onew oppa menunjuk ke arah Minho dan Ji Young berada.
‘’Tumben tuh anak mau ikutan party beginian!’’, seru Jonghyun oppa.
‘’Aaa... aku tau kenapa! Pasti karena ada itu tuh!’’, kata Key oppa sambil melirik ke arah tempat Daesung berada.
‘’A, ne/ohya kalian juga pada jadi cantik-cantik nih! Yang gak pernah kulihat nih si Sonyul! Wah, wah, aku sampe gak ngenalin tadi! Ckckck! Kalo gak salah bajumu ini bajunya juliet ya? Kayak MV kami dong!’’, kata Key oppa melihat Sonyul dari bawah sampe atas sambil geleng kepala.
‘’Noona nemu yeppo/kakak beneran cantik...!’’, kata Taemin sambil bersenandung.
‘’Salah Taem tapi... Juliet, yeonghoneul bachilkkeyo... Juliet, jebal nal bada jwoyo! Juliet, dalkomhi jom deo dalkomhage!’’, timpal Jonghyun oppa dengan nada tingginya. *nyanyi lagu Shinee judulnya Julliet
‘’Alah, ini sih karena aku yang paksa dia pake gaun ini! Kalo gak mana mau nih anak make!’’, kata Hyurin.
‘’Aaa... buat Minho kan dandan begini??? Suit, suit!!!!’’, goda Onew oppa diikuti yang lainnya.
‘’Aigu/aduh, kalian ini iseng banget sih? Apa salah?? Menghina banget dah!’’, tantang Sonyul.
‘’Sabar Sonyul, kami gak menghina tapi mengatakan sesungguhnya dari lubuk hati yang paling dalam sedalam sumur!(?)’’, kata Jonghyun oppa sok puitis.
‘’Ah, lebay banget oppa deh! Kamu cantik kok begini! Pede aja lagi! Ah, Jiyong oppa!’’, kata Hyurin yang langsung menghampiri Jiyong oppa saat melihatnya. Taemin ikutan lari ngikutin Hyurin.
‘’Kalo aku jadi Minho aku pasti langsung jatuh cinta 2 kali sama kamu! Percaya deh!’’, kata Key oppa sambil nunjukkin kata ok lewat tangannya.
‘’Sotoy kamu Key!’’, kata Onew oppa.
Sonyul hanya tersenyum mendengar kekonyolan oppa-oppa Shinee. Jujur, dia gugup banget karena baru pertama dia pake gaun begini. Konsepnya jadi Juliet lagi. Mentang-mentang pesta topeng jadi di dandanin begini. Ini sih kayak MV Shinee yang Juliet ya?
‘’Ya/hei! Minho! Ji Young! Ayo ngumpul disini!’’, panggil Onew oppa. Minho dan Ji Young berjalan ke tempat Sonyul dkk berkumpul.
‘’Ehem, ehem sang Romeo datang menghampiri Juliet! Suit, suit!’’, seru Key oppa usil.
‘’Aigu/aduh, ini Sonyul oenni ya? Wah, jongmal yeppo/sungguh cantik!’’, seru Ji Young.
‘’Gimana Romeo setelah melihat sang Juliet?’’, tanya Jonghyun oppa sok kayak wartawan.
‘’Aigu/aow, kalian ini apa-apaan sih? Malu tau!’’, protes Sonyul.
‘’Aigu/waow, ngapain malu Juliet? Ini kan Romeomu sudah datang!’’, kata Onew oppa.
‘’Ne/ya, oenni! Kalian serasi kok!’’, kata Ji Young.
‘’Dasar kalian ini kumat isengnya ya?’’, seru Minho.
‘’Waow, sang Romeo membela Juliet! Bahaya nih kita!’’, seru Jonghyun oppa ke teman-temannya.
Sonyul dan Minho hanya bisa geleng kepala melihat tingkah laku teman-temannya yang konyol itu. Mereka sih senang aja dengar banyolan teman-temannya itu tapi karena mereka berdua yang dijadikan target olokan teman-temannya kadang diam karena malu padahal mau ketawa juga. Datanglah Hyurin bersama Jiyoung oppa dan Taemin yang daritadi ngekor Hyurin.
‘’Ya! Kalian ngumpul gak ngajak-ngajak ya?’’, kata Hyurin.
‘’Kamu sih asyik sama misuamu! Salah sendiri!’’, kata Key oppa.
‘’Oh, ada Ji Young ya? Apa kabar?’’, tanya Jiyong oppa.
‘’Baik oppa! Katanya Big Bang jadi guest kali ini ya?’’, jawab Ji Young.
‘’Alah, bilang jujur sulit amat sih Ji Young! Itu lho hyung paling Ji Young nyariin Daesung! Dia kan tumben-tumbenan datang ke acara kayak gini!’’, jelas Key oppa.
‘’Aaa... Key oppa ember! Ji Young kan malu!’’, seru Ji Yong wajahnya mulai memerah diiringi tawa semua.
‘’Hahaha, Ji Yong lucu ya! Gak usah malu! Aku dukung!’’, seru Hyurin.
‘’Kalo Daesung sih ada di sana bareng Jaesuk ahjuma! Kan dia mc juga!’’, kata Ji Young oppa menunjukkan.
‘’Kamu suka banget ya sama Daesung oppa? Aku dukung kamu Ji Young!’’, kata Sonyul.
‘’Ne, Ji Young aku dukung kamu sama hyung!’’, seru Taemin.
‘’Gomawo/makasih! Tapi.... Ji Young malu!’’
‘’Gak usah malu deh Ji Young! Kalian tau gak kalo di rumah Ji Young lagi nonton acara yang ada Daesung hyung nih anak pasti jerit-jerit sendiri! Bahkan kamarnya penuh poster Daesung hyung!’’, jelas Minho.
‘’Oppa/kak! Kok buka kartu sih? Oppa nappa/kakak jahat!’’, kata Ji Young ngambek.
‘’Waow, Ji Young bahaya ya di belakang begitu tapi sudah ada orangnya malah malu-malu! Lucunya! Suit, suit!’’, kata Jonghyun oppa.
‘’Aku panggil Daesung hyung ah!’’, seru Key oppa pura-pura berjalan ke tempat Daesung.
‘’Andwae oppa/jangan kakak! Andwae!’’, kata Ji Young mencegah.
‘’Kenapa jangan? Kan kamu juga mau dia datang kesini kan? Ayo panggil Daesung oppa, Key oppa!’’, seru Hyurin.
‘’Ji Young gak usah malu! Daesung baik kok!’’, seru Jiyong oppa.
‘’Oh, apa kamu mau temuin sendiri nih?’’, tawar Onew oppa.
‘’Tapi... apa dia mau ketemu Ji Young? Kemarin pas di dorm Big Bang Daesung oppa nyuekin Ji Young mulu!’’
‘’Tenang deh! Kalo dia gak mau kita seret!’’, kata Key oppa.
‘’Emang karpet bisa diseret! Paling dia malu aja sama kamu makanya begitu!’’, seru Sonyul.
‘’Tapi paling Daesung hyung sembunyi deh kalo tau ada Ji Young!’’, kata Minho.
‘’Wah, susah juga ya! Apa selalu begitu hyung?’’, tanya Onew oppa.
‘’Ne/ya, tuh anak jadi gitu pas sadar kalo Ji Young suka sama dia!’’, kata Jiyong oppa.
‘’A, kan Daesung hyung lagi mc bareng Jaesuk ahjussi kenapa gak minta tolong aja? Dia kan ahjussimu kan Ji Young?’’, seru Taemin.
‘’Bener juga! Kadang-kadang kamu pinter juga ya?’’, seru Key oppa nabok Taemin.
‘’Sekalian ajak dansa ya Ji Yong! Kami menunggumu!’’, seru Jonghyun oppa.
‘’Eng, apa oppa mau ya dansa sama Ji Yong? Kalo gak gimana?’’, tanya Ji Young yang masih ragu-ragu.
‘’Aigu/aduh, nih anak kayaknya perlu ditemenin nih! Hyurin temenin dia sana temuin pujaan hatinya!’’, kata Key oppa.
‘’Ga ja/ayo pergi Ji Young! Kamu gak perlu ragu ya?Ada aku, ok?’’, kata Hyurin yang menggandeng tangan Ji Young dan mengajaknya pergi ke tempat Daesung berada.
‘’Ji Young hwaiting/semangat! Kamu pasti bisa deh!’’, seru Sonyul memberi semangat 45 ke Ji Young. Sesudah kepergian Ji Young dan Hyurin, kumat lagi deh usilnya Key oppa dkk.
‘’Ehem, ehem! Kayaknya kita mengganggu sepasang kekasih nih!’’, seru Key oppa berlagak serak diikuti lainnya.
‘’Aigu/waduh, dasar oppa nakal ya! Mati ya kalo gak sehari gak ngolok?’’, timpal Sonyul.
‘’Ckckck, sabar Sonyul kan romeomu sudah datang jadi harus feminim dikitlah! Jangan galak-galak!’’, kata Onew oppa.
‘’Ne/iya! Kayaknya kita bakal jadi obat nyamuk kalo disini terus!’’, seru Jonghyun oppa.
‘’Bukan obat nyamuk hyung tapi tembok!’’, kata Taemin diiringi anggukan semua.
‘’Kalian ini daripada iseng kenapa gak coba cari pasangan?’’, kata Minho.
‘’Jangan bilang gak ada! Kasian amat!’’, kata Sonyul.
‘’Eiitss! Chakkamanyo/sebentar! Siapa bilang gak ada? Gini-gini kita laku lho!’’, kata Key oppa sambil memainkan telunjuknya.
‘’Ckckckck, susah sih yang sudah ada pasangan jadi sombong deeeh!’’, seru Jonghyun oppa.
‘’Anio/gak! Bweee!’’, kata Sonyul sambil menjulurkan lidahnya ke para oppa.
‘’Gak usah malu gitu noona! Kami ngerti kok! Ya gak hyung?’’, kata Taemin. Sonyul masih aja mengelak karena jelas dia malu tapi gak mungkin ngakulah ntar malah tambah diolokin. Selagi mereka ngobrol, ada yang mengawasi mereka sejak tadi. Dan itu adalah Sulli dengan mata yang penuh dengan kebencian mendalam.
Flashback saat di dorm f(x)
‘’Sulli kamu serius???’’, tanya manager f(x).
‘’Maksud manager apa? Aku gak ngerti!’’, kata Sulli.
‘’Sulli tolong jawab yang jujur, apa kemarin kamu beneran ketemuan sama orang yang mencurigakan itu? Karena kata Victoria leader kalian kamu kemarin gak ada di dorm dan pergi tanpa pamit!’’
‘’Manager ngikutin aku?’’, tanya Sulli kaget.
‘’Aku gak ada niat mengikutimu tapi karena dapat telepon dari Luna kalo kamu gak ada di dorm dan sudah dicari kemana-mana tapi gak ada. Aku sebagai manager kalian jadi merasa bertanggung jawablah! Dan kebetulan kemarin gak sengaja aku lihat kamu dengan orang mencurigakan itu! Dia memberikan sesuatu padamu, apa itu?’’
‘’Ini bukan urusan manager, jadi manager gak berhak tau apa yang aku lakukan!’’, kata Sulli yang berusaha menyembunyikan. Pertengkaran Sulli dan managernya terus berlanjut karena Sulli berkeras gak memperlihatkan apa yang diberikan orang yang mencurigakan itu padanya. Teman segrupnya pun jadi ikut penasaran dan ikut menanyakan karena takut terjadi hal buruk tapi yang ada malah Sulli memusuhi mereka.
‘’Aku gak rela Minho oppa jadi milik siapa pun! Gak ada yang boleh memilikinya selain aku! Miane oppa/maaf kak! Jongmal miane/sungguh maafkan! Aku terpaksa lakukan ini karena kalo gak sampe kapan pun kamu gak akan jadi milikku!’’, gumam Sulli sambil memegang erat benda yang akan merubah segalanya jika dia benar-benar melakukannya.
Saking asyiknya ngobrol, Sonyul dkk gak sadar kalo sudah masuk ke pesta dansa.
‘’Ya/hei! Kalian ayo kita ke lantai dansa!’’, tegur Key oppa dkk menghampiri Sonyul dan Minho.
‘’Wah, memangnya kalian sudah dapat pasangan?’’, tanya Sonyul.
‘’Ckckckck, jangan meremehkan noona!’’, kata Taemin sambil melirik pasangan yang dimaksud. Ternyata ada Jessica, Sooyoung, Luna, Krystal.
‘’Kok mereka bisa sama kalian?’’, tanya Minho.
‘’Kami kan hebat! Jelas sudah kami booking duluan makanya kami bisa sama mereka!’’, kata Jonghyun oppa.
‘’Aigu/aduh, udah ah gak usah dibahas! Ntar kita ketinggalan pesta dansa! Gaja!’’, ajak Key oppa.
Mereka mulai bersama pasangan masing-masing saat sampe di pesta dansa. Onew-Luna, Key-Sooyoung, Jonghyun-Jessica, Taemin-Krystal, Hyurin-Jiyong dan Minho-Sonyul. Pasangan yang gak biasa sih, tapi mau diapain lagi kan Key oppa dkk gak punya yeoja chingu kecuali Minho makanya gitu deh. Kasihan amat. Saat musik dialunkan, mereka mulai berdansa. Sonyul yang memang gak bisa dansa bingung mau gimana.
‘’Aigu/waduh, miane/maaf Minho! Aku gak bisa dansa nih!’’, seru Sonyul.
‘’Kamu ikutin gerakanku ya?’’, kata Minho yang meraih tangan Sonyul dan meletakan tangan Sonyul di posisi yang benar. Mereka mulai berdansa. Tapi karena Sonyul memang gak jago dansa, setiap gerakan dia masih kaku dan hampir menginjak kaki Minho. Musik mulai berganti jadi musik yang mellow.
‘’Dansanya seru ya? Eng, tapi aku masih belum jago nih!’’, kata Sonyul tertawa. Minho gak menjawab tapi malah memeluk Sonyul.
‘’Minho? Waeyo/kenapa?’’, tanya Sonyul tapi Minho hanya diam aja. Dari kejauhan Key oppa dkk melihat mereka.
‘’Ckckck, mesra banget deh romeo dan juliet kita ini! Aku turut berbahagia! Hiks! Hiks!’’, kata Key oppa terharu.
‘’Lebay kamu ah Key! Tapi bener juga sih! Mereka serasi banget!’’, kata Jonghyun oppa diikuti anggukan semua. Sonyul dan Minho menghampiri mereka.
‘’Aigu/aduh, pasangan serasi kita akhirnya datang juga nih! Serasa milik berdua ya?’’, seru Key oppa heboh sendiri.
‘’Apaan sih oppa? Heboh sendiri!’’, kata Sonyul.
‘’Tapi Sonyul noona dan Minho hyung memang serasi kok!’’, kata Taemin.
‘’Jangan malu di hadapan kami! Kami semua mendukung kok! Ya gak teman-teman?’’, seru Onew oppa diikuti anggukan tanda setuju semua.
‘’Dasar kalian ini!’’, kata Minho menggelengkan kepalanya karena heran lihat teman-temannya. Datanglah Hyurin dan Jiyong oppa.
‘’Ya/hei! Ngapain aja kalian disini? Gak lapar ya ngoceh mulu?’’, tanya Hyurin.
‘’Ne/iya, ayo gabung sama kami!’’, kata Jiyong oppa.
Tiba-tiba perut Jonghyun oppa bunyi dan nyaring.
‘’Aigu/aow, kayaknya nih perut harus diisi! Hahahaha!’’, seru Jonghyun oppa malu.
‘’Aigu/aduh, tuh tadi bunyi perut apa bunyi orang demo oppa? Nyaring amat?’’, tanya Hyurin.
‘’Dasar Jong hyung malu-maluin ah!’’, seru Taemin.
‘’Sudah, sudah! Mau makan gak nih? Ntar diserbu mereka lho!’’, kata Jiyong oppa sambil menunjuk ke para member Big Bang yang sudah daritadi makan.
‘’Aigu, palli/aduh cepetan! Palli! Ntar ayam gorengku diserbu mereka semuanya! Gawat ini!’’, seru Onew oppa sambil bergegas ke meja makan. Tingkah Onew oppa jelas jadi bahan tertawaan lainnya.
‘’Hahaha, dasar oppa bisa aja! Ayo kita makan!’’, ajak Hyurin.
Di meja makan, ada para member Shinee, Sonyul, Hyurin, Big Bang minus Seungri, Taeyang dan Daesung. Entah kemana mereka berada.
‘’Ya/hei! Kok aku gak lihat Seungri, Daesung dan Taeyang?’’, tanya Onew oppa sambil melahap ayamnya.
‘’Kalo Daesung itu lho disana sama Ji Young lagi mojok berdua! Takut kita olokin kali makanya gak gabung! Kalo Taeyang ya biasalah sama yeoja chingunya, Yuri! Kalo Seungri gak tau kemana sejak sampe disini kami gak lihat lagi!’’, jelas T.O.P oppa.
‘’Otte/gimana Seungri? Sudah comeback jadi yang biasanya?’’, tanya Key oppa.
‘’Ne/iya, tapi ya mungkin gak sepenuhnya setidaknya dia sudah bisa tersenyum seperti biasanya’’, jelas Jiyong oppa.
‘’Kasihan ya Seungri hyung!’’, seru Taemin.
Di saat semuanya lagi asyik ngomongin Seungri, orangnya datang tapi gak sendirian. Tentu aja semuanya kaget Seungri datang dengan siapa.
‘’Wah, itu bukannya Seungri? Datang sama siapa tuh? Hah?! Ya ampun, teman-teman lihat deh Seungri datang sama siapa!’’, seru Sonyul diiringi semua mata tertuju pada Seungri dan orang yang dia bawa.
‘’Ya/hei! Kenapa kalian semua kok jadi bengong gitu lihat aku? Apa ada yang aneh???’’, tanya Seungri.
‘’Seungri, itu kamu datang sama dia apa gak salah?’’, tanya Jiyong oppa gak percaya.
‘’Ne/iya! Wah, kamu boong ya kalo kamu kemarin patah hati? Tuh, sudah ada yang lain!’’, seru Key oppa.
‘’Seungri, kamu gak sakit kan?’’, kata Hyurin sambil memeriksa suhu kening Seungri dengan suhu bokongnya(?).
‘’Ya/hei! Kalian semua itu yang aneh! Seungri itu selalu sehat wal afiat tau! Dan kalian memang gak salah lihat!’’, kata Seungri.
‘’Annyeong/Hallo! Mianeyo/maaf mengganggu kalian! Mungkin aneh ya kalo aku bersama Seungri?’’, tanya YoonA.
‘’Anio/gak, anio! Kami malah senang! Hahahaha!’’, jawab semua gelagapan .
‘’Ckckck, kayaknya kita kena tipu Seungri hyung nih!’’, seru Taemin.
‘’Bagi Seungri sih mana cukup satu yeoja! Kalo bisa semuanya dia mah mau aja!’’, kata Jonghyun oppa.
‘’Ya/hei! Apa kamu sudah gak apa-apa lihat Yuri noona dan Taeyang hyung?’’, tanya Minho.
‘’Gimana ya? Mungkin masih sakit sih tapi ya gak apa-apa asal Yuri noona dan Taeyang hyung bahagia!’’, kata Seungri tersenyum.
‘’Halah, si maknae/bungsu satu sok bijak! Tapi baguslah kamu bisa ceria lagi!’’, kata T.O.P oppa sambil menjitak kepala Seungri.
‘’Nah, gitu dong! Itu baru Seungri!’’, seru Sonyul.
Di tengah mereka asyik ngobrol, Yuri oenni dan Taeyang oppa datang. Percakapan mereka sesaat terhenti dan tertuju pada Yuri oenni dan Taeyang oppa.
‘’Ya/hei! Kalian darimana aja? Ayo gabung sama kami disini!’’, ajak Onew oppa.
‘’Annyeong/halo! Mianeyo/maaf kalo ganggu!’’, kata Yuri oenni.
‘’Gak mengganggu kok oenni! Kami senang kok!’’, kata Hyurin.
Entah sengaja atau gak, tempat duduk Seungri dan Yuri oenni jadi bersebelahan. Kebekuan diantara mereka terjadi. Satu sama lain jadi canggung. Yang lain juga mulai menyadarinya.
‘’Aigu/aduh, aigu! Kok kalian pada bengong semuanya? Annyeong/hallo? Ada orang gak???’’, seru Key oppa yang berusaha mencairkan suasana.
‘’Idih, oppa lebay banget sih? Emangnya kita patung apa?’’, kata Sonyul.
‘’Ne/iya! Kayak kebakaran jenggot aja padahal kumis aja gak punya!’’, timpal Hyurin.
‘’Eiits, gini-gini aku namja tulen tau!’’, kata Key oppa.
‘’Alah, lagaknya Key namja/cowok tulen! Kalo kuserang dia juga mau!’’, kata Jonghyun oppa.
‘’Jinca/serius? Wah, bahaya nih kalian berdua! Jauh-jauh yuk dari mereka!’’, kata Hyurin merinding.
‘’Ne/iya! YoonA oenni dan Yuri oenni juga! Bisa-bisa kalo mereka gelap mata kita bisa di serang! Syereeeeem!!!!’’, seru Sonyul dengan ekspresi ketakutan.
Semua tertawa termasuk YoonA oenni dan Yuri oenni yang kelihatan lebih tegang saat mereka bertemu.
‘’Syukurlah, YoonA noona dan Yuri noon sudah bisa tertawa!’’, seru Taemin.
YoonA oenni dan Yuri oenni menyadarinya dan kembali diam.
‘’Ya/hei! Jadi sekarang dia gandenganmu Seungri???’’, tanya T.O.P oppa.
‘’Masih belum bisa di bilang begitu tapi sudah mengarah kesana’’, jelas Seungri.
‘’Nanyamu kayak appanya aja hyung! Jadi gimana YoonA???’’, tanya Jiyong oppa.
‘’Eh, aku sih senang bisa berteman dengan Seungri’’, jawab YoonA oenni.
‘’Jinca/ohyakah? Wah, kayaknya kamu ditolak nih Seungri!’’, seru Onew oppa.
‘’Iya nih! Kepedean banget kamu!’’, timpal Hyurin.
‘’Kalo YoonA oenni sampe mau sama kamu, dia yang kasihan!’’, seru Sonyul.
‘’YoonA oenni, sabar aja ya kalo sampe naksir Seungri?’’, kata Minho.
‘’YA/hei! Kok kalian malah ribut sendiri??? Kapan aku ngomongnya???’’, kata Seungri.
‘’Sabar hyung! Kalo YoonA noona gak mau sama hyung! Tabah aja!’’, seru Taemin yang langsung ditabok Jonghyun oppa.
‘’Mianeyo/maafkan YoonA! Mereka memang berisik!’’, bisik Seungri ke YoonA oenni.
‘’Ceile, pake bisik-bisik segala! Apa sih yang diomongin??? Kami juga mau dengar???’’, seru Key oppa mendekatkan kupingnya ke Seungri.
‘’Rahasia dong! Ya gak???’’, kata Seungri sambil melancarkan jurus playboynya.
‘’Sok akrab loe! Dasar maknae/termuda stress! Lihat dong aku sama yeojachingu/pacarku! Nyata! Lah elo???’’, seru Jiyong oppa sambil merangkul Hyurin.
‘’Aigu/waduh, oppa aku kan malu! Ne! Jangan ngomong besar aja!’’, kata Hyurin.
‘’Hyurin noona! Jangan lupain aku!’’, seru Taemin merengek dan Hyurin menenangkannya.
‘’OK! Apa sih yang gak mungkin bagi Seungri???’’, kata Seungri dengan gaya sok coolnya.
‘’Iiih, nih anak emang perlu ditabok kali ya? Playboynya kelewatan!’’, seru Key oppa.
‘’Emang rahasia kalian apa supaya bisa awet???’’, tanya Jonghyun oppa.
‘’Ckckck! Gak susah kok! Cukup 1!’’, kata Hyurin kayak lagi iklan.
‘’Maksud loe apa cukup 1???’’, tanya Seungri.
‘’Kejujuran! Gampang kan? Karena itu makannya kami bisa jalan sampe sekarang!’’, kata Hyurin.
‘’Jinca/sungguh??? Kok kayaknya gampang banget??? Aneh!’’, kata T.O.P oppa.
‘’Ne/iya! Mana mungkin cuma itu! Gojitmal/jangan bohong!’’, seru Key oppa.
‘’Kami kan beda! Makanya cari pacar!’’, kata Hyurin.
‘’Susah sih situ udah punya jadi sombong!’’, seru Seungri.
‘’Iri ya??? Makanya cepat tembak YoonA oenni!’’, kata Hyurin.
‘’Tembak, tembak! Ntar dia mati dong!’’, kata Seungri.
‘’Alah, bilang aja takut!’’, tantang Sonyul.
‘’Ne/ya, buktikan kamu bisa hyung!’’, seru Minho.
‘’Katanya playboy masa gak jago!’’, timpal Key oppa.
‘’Ne, hwaiting hyung/ya semangat kakak! Selagi orangnya disini! Kan supaya bisa seperti Sonyul noona-Minho hyung, Yuri noona-Taeyang hyung!’’, seru Taemin.
‘’Kalian ini semua kenapa? Tenang, lihat aja nanti!’’, kata Seungri.
‘’Huuu, payah deh maknae satu ini!’’, seru T.O.P oppa.
‘’A,ne/ohya memang kejujuran seperti apa yang kalian jalani?’’, tanya YoonA oenni.
‘’Wah, YoonA bicara! Karena Seungri ya?’’, goda Onew oppa.
‘’Hahaha, gak susah kok! Misal kalo kami lagi sibuk acara masing-masing ya kami saling kasih tau dan sudah jelas harus jujur karena kami pernah sekali bertengkar karena waktu itu oppa kuajak jalan eh dia bilang sibuk! Nyatanya malah ngorok di dorm! Nyebelin banget ya?’’, jelas Hyurin.
‘’Curhat bu???’’, seru Sonyul.
‘’Aigu/aduh, Hyurin jangan buka aib di depan orang!’’, kata Jiyong oppa.
‘’Abis oppa nappa/jahat! Masa orang ngajak jalan dia malah tidur!’’, kata Hyurin ngambek.
‘’Sudah, sudah kok malah bertengkar! Katanya rukun???’’, kata Onew oppa menenangkan.
‘’A, bicara soal kejujuran dalam pacaran kayak Sonyul noona belum melakukannya!’’, seru Taemin yang membuat semua mata terpaku padanya. Apalagi Sonyul yang diomongin.
‘’Maksudmu apaan nih?’’, tanya Seungri gak ngeh.
‘’Lho, jadi kalian masih gak tau ya status asli Sonyul noona itu siapa? Dia itu keponakan pemilik SME! Dan, noona apa kamu belum bilang ke mereka?’’, tanya Taemin lugu. Karena itu dia kena tabok Hyurin. Yang belum tau jelas kaget setengah mati.
‘’Aya/aow! Sakit noona!’’, seru Taemin kesakitan.
‘’Ya/hei! Punya mulut bisa direm gak sih? Hahahaha, Taemin lagi ngelantur nih!’’, kata Hyurin berusaha menutupi. Sonyul yang merasa sudah gak bisa apa-apa lagi hanya bisa diam.
‘’Aigu/aduh, beneran nih Sonyul?’’, tanya Seungri gak percaya.
‘’Lho, kamu gak tau Seungri?’’, tanya YoonA onnie.
‘’Ne/iya! Kami kaget! Kami sama sekali gak tau!’’, jawab Seungri.
‘’Kok kamu gak bilang Hyurin?’’, tanya Jiyong oppa.
Di saat mereka ribut sendiri, Minho beranjak dari kursinya. Semuanya sadar kalo perdebatan mereka sudah cukup membuka rahasia Sonyul.
‘’MINHO!!!!!’’, panggil Sonyul yang berlari mengejar Minho.
Teman-teman Sonyul yang dari tadi ribut jadi tambah saling menyalahkan.
‘’Ya/hei! Gara-gara Taemin nih! Aigu... gimana ini???’’, kata Key oppa.
‘’Miane/maaf! Jongmal miane/maafkan! Taemin gak tau kalo begini jadinya!’’, kata Taemin merasa bersalah.
‘’Mana mungkin kamu gak tau! Pabo!’’, kata Jonghyun oppa nabok Taemin.
‘’Jadi inikah yang dimaksud Sonyul kemarin? Aigu, Seungri pabo!’’, kata Seungri ynag baru sadar.
‘’Apa kita susul aja mereka?’’, kata Taeyang oppa.
‘’Sebaiknya jangan. Ini masalah mereka berdua. Kita hanya bisa mendukungnya dari belakang’’, kata Onew oppa.
Daesung oppa dan Ji Young datang karena melihat ada ribut-ribut.
‘’Ya/hei! Ada apa?’’, tanya Daesung oppa.
‘’Ne/iya! Kok kami lihat Sonyul oenni berlari mengejar Minho oppa? Ada apa?’’, tanya Ji Young. Key oppa menjelaskan dan gak heran kalo mereka berdua kaget.
‘’Mwo/hah??? Jadi Sonyul itu keponakan direktur SME? Wah, gak nyangka!’’, seru Daesung oppa.
‘’Lalu mereka gimana? Mereka gak akan putus kan?’’, tanya Ji Young dengan wajah sedih.
‘’Tenang Ji Young! Ya... kita doakan aja gak begitu!’’, kata Yuri oenni.
‘’Aku masih bingung dan gak percaya nih! Rasanya setelah mendengar ini kok aku merasa Sonyul kayak orang lain ya? Aneh!’’, kata Seungri.
‘’Miane/maafkan, Sonyul noonaaaaa! Minho hyuuuung! Jangan putuuuus!’’, rengek Taemin.
‘’Gara-gara kamu kan jadi gini?’’, seru Key oppa yang membuat Taemin tambah murung.
‘’Sudahlah kita gak usah saling menyalahkan lagi!’’, kata T.O.P oppa.
‘’Semuanya, aku, Hyurin sebagai temannya Sonyul benar-benar minta maaf! Jongmal miane! Aku sebagai temannya gak becus menjaga sahabatku sendiri! Seharusnya aku gak usah bantu dia berbohong kalo tau jadi gini! Aku sangat menyayanginya makanya gak menolak saat dia butuh bantuan! Semuanya ini salahku!’’, jelas Hyurin.
‘’Hyurin oenni gak salah kok! Kami ngerti kalo oenni sangat menyayangi Sonyul oenni makanya gak mau lihat dia sedih!’’, kata Ji Young.
‘’Argh, andai aja Minho mau ngerti ya?’’, seru Key oppa.
‘’Semoga aja gitu’’, kata Jiyong oppa.
‘’Kalo aku jadi Minho mungkin ini berat’’, kata Onew oppa.
‘’Ne/iya. Tapi seharusnya kalo Minho memang menyayangi Sonyul, dia pasti memaafkannya kan?’’, kata Taeyang oppa.
‘’Entahlah. Kita hanya bisa berharap yang terbaik untuk mereka. Semoga yang gak diinginkan gak terjadi’’, kata Hyurin.
Semuanya terdiam dan berharap akan terjadi hal yang baik. Mereka juga gak ingin hubungan Sonyul dan Minho berantakan karena ini. Mereka ngerti apa alasan Sonyul sampe berbuat seperti ini.
Minho dan Sonyul bertengkar hebat. Hal yang di takutkan Sonyul terjadi juga. Mau gak mau dia harus siap akan semua akibat perbuatannya termasuk ini, hal yang paling ditakutinya.
‘’Minho, mianeyo/maaf! Jongmal mianeyo/maafkan aku! Kamu dengar aku kan? Minho?’’, tanya Sonyul gelisah dan menangis.
‘’Aku gak nyangka kamu tega lakukan ini. Kupikir kamu beda, ternyata semua yeoja sama aja!’’, kata Minho dengan suara parau.
‘’Anio/gak! Aku gak bermaksud melukaimu! Aku takut kalo kamu tau kamu gak mau dekat sama aku! Percayalah!’’, jelas Sonyul meyakinkan Minho.
‘’Begitu? Jadi, semua yang kamu katakan bohong termasuk kamu cinta sama aku? Begitu bodohnya aku percaya gitu aja’’, kata Minho yang semakin putus asa.
‘’ANIO/enggak MINHO! Aku sungguh-sungguh mencintaimu! Memang aku bohong soal statusku tapi aku gak bohong kalo aku mencintaimu!’’, kata Sonyul.
‘’KALO KAMU MEMANG MENCINTAIKU KENAPA KAMU MEMBOHONGIKU???!!! APA AKU GAK PANTAS BUAT KAMU PERJUANGKAN SEHINGGA KAMU MEMPERMAINKAN AKU BEGINI??? WAEYO LEE SONYUL???!!! WAE/kenapa??? APA KARENA KAMU KEPONAKAN PAK DIREKTUR SEHINGGA SEMUA YANG KAMU MAU BISA KAMU DAPATKAN?? KAMU SALAH LEE SONYUL!!??? KAMU SALAH!!!???’’, bentak Minho yang membuat Sonyul makin merasa bersalah dan menangis.
‘’Anio/gak, Minho! Aku gak pernah sekali pun berpikir untuk mempermainkanmu Minho! Aku tulus mencintamu! Jongmal saranghaeyo/aku sungguh mencintaimu! Aku memang bersalah karena gak jujur tapi perasaanku mencintaimu itu jujur....! Aku mohon kamu percaya aku! Jebal!’’, jelas Sonyul dengan airmata yang terus berjatuhan di pipinya.
‘’Sudah cukup, cukup Lee Sonyul! Ah, bukan... Lee Sonyul agasshi/nona! Aku, Choi Minho gak pantas berada di samping Sonyul agasshi! Mungkin Sonyul agasshi bisa dapatin yang berkali lipat bagus daripada Choi Minho ini’’, kata Minho dengan putus asa meninggalkan Sonyul membeku di tempatnya. Sonyul merasa shock dan terkulai lemas di tempatnya. Airmatanya gak bisa berhenti berjatuhan. Hatinya hancur berkeping-keping. Halnya yang ditakutkannya terjadi juga. Beginikah sakitnya?
‘’Minho, miane/maaf.... ! Jongmal miane/sungguh maaf....! Kenapa kamu gak percaya??? Aku sungguh-sungguh mencintaimu...! Aku gak bohong! Gak bohong...! Tolong percaya akuuuuu.....! Jebal/plis.....!!!’’, isak Sonyul yang masih berusaha meyakinkan Minho. Hyurin dkk datang dan berusaha menenangkan Sonyul.
‘’Sonyul, mianeyo/maaf! Aku sebagai sahabatmu gak bisa apa-apa! Maafkan aku.... ’’, kata Hyurin memeluk Sonyul dan mulai menangis. Tangis Sonyul makin kencang dan gak tertahankan. Semua teman-temannya yang melihat ikut sedih.
‘’Kenapa Minho gak mau dengar penjelasanku Hyurin, waeyo/kenapa? Waeyo Hyurin.....? Aku tau aku salah tapi kenapa dia gak mau dengar....??? Kenapa dia gak percaya aku sungguh-sungguh mencintainya, waeyo? Waeyo....???’’, kata Sonyul yang masih berusaha bicara diantara isak tangisnya.
‘’Tenang Sonyul! Kamu harus tenangin dirimu! Dia mungkin gak percaya dengan kenyataan ini dan kecewa sama kamu tapi aku yakin dia pasti memaafkanmu kalo dia memang tulus mencintaimu!’’, jelas Hyurin menenangkan.
‘’Anio/gak, Hyurin! Anio! Dia membenciku! Sangat benci dan mungkin gak akan mau melihatku lagi....! Ottokhae/gimana? Ottokhaji/harus gimana??’’, elak Sonyul.
‘’Sonyul oenni harus percaya kalo Minho oppa pasti memaafkan oenni! Ji Young kenal kok Minho oppa gimana orangnya! Oppa gak akan sejahat itu oenni! Ji Young yakin!’’, jelas Ji Young yang ikutan menangis.
‘’Ne/iya! Kami yakin Minho gak begitu Sonyul! Kami akan membantumu supaya kamu dan Minho bisa baikkan lagi! Kami janji! Jujur, kami sedih lihat kalian begini!’’, kata Key oppa yang matanya berkaca-kaca.
‘’ Miane noona/maaf kak! Ini gara-gara mulutku yang gak bisa di rem! Aaargh, Taemin pabo! Pabo! Huwaaaaa!’’, seru Taemin menyalahkan dirinya sendiri.
‘’Sudah Taemin! Percuma menyalahkan diri sendiri!’’, kata Jonghyun menghentikan Taemin yang memukuli dirinya sendiri.
‘’Gwaenchanayo/gak apa-apa Taemin! gwaenchana.... Semua sudah terjadi...’’, balas Sonyul.
Datanglah para member Suju. Mereka datang karena melihat ada ribut-ribut di luar.
‘’Ya! Waeyo/kenapa? Ada apa? Kok kalian pada ngumpul disini?’’, tanya Leeteuk oppa.
‘’Ne/iya! Kami lihat tadi Sonyul dan Minho bertengkar, waeyo?’’, timpal Siwon oppa.
‘’Oh, itu... anio/gak! Gwaenchana/gak apa-apa...’’, jawab Key oppa.
‘’Jinca/seriusan? Gojitmal/jangan bohong! Kalo gak kenapa Sonyul kelihatan habis menangis?’’, seru Eunhyuk oppa.
‘’Itu hyung sebenarnya....!’’, kata Taemin yang langsung dibekap Hyurin.
‘’Kalian salah lihat kok! Hahaha’’, seru Jonghyun oppa.
‘’??? Jinca/beneran? Kok aneh ya?’’, kata Shindong oppa gak yakin.
‘’Eng, itu oppa sebenarnya kita lagi cari Minho oppa’’, jelas Ji Young.
‘’Waeyo/kenapa? Kenapa harus mencarinya?’’, tanya Leeteuk oppa lagi.
‘’Argh, kenapa aku dibekap! Begini hyung, gara-gara aku Sonyul noona dan Minho hyung bertengkar! Hmmff!’’, teriak Taemin yang dibekap lagi oleh Hyurin.
‘’Hee?? Jadi Minho gak ada karena itu?’’, kata Eunhyuk oppa.
‘’Dasar Taemin! Aaa... jinca/benar-benar! Ne/ya! Mianeyo/maaf kalo tadi kami gak jujur!’’, kata Onew oppa.
‘’Yang sabar ya Sonyul? Kami pasti membantumu mencarinya!’’, seru Siwon oppa.
‘’Ya/hei, teman-teman daripada kita banyak cincong sana sini gak keruan dan Minhonya nanti gak ketemu mending kita cari sekarang! Gaja!’’, seru Key oppa diikuti teman-temannya mencari keberadaaan Minho.
Masih di daerah kantor SME, Minho duduk sendirian. Minho menyendiri untuk menenangkan hatinya. Hatinya kacau balau setelah pertengkarannya dengan Sonyul tadi. Datanglah Sulli.
‘’Minho oppa, ngapain disini sendirian?’’, tanya Sulli.
‘’Oh, Sulli. gwaenchanayo/gak apa-apa’’, jawab Minho cuek.
‘’Hmm. Tapi, kulihat sepertinya oppa sedang sedih’’, kata Sulli.
‘’Aku baik-baik aja Sulli. Sudahlah’’, kata Minho yang mulai risih.
‘’Ah, mianeyo oppa/maaf kak kalo aku menyinggung perasaannya oppa!’’
‘’Anio/gak. Kamu gak salah!’’
‘’Kalo gitu oppa mau minum gak? Kuambilkan ya?’’, kata Sulli yang langsung pergi tanpa jawaban dari Minho. Karena Minho lagi gak baik perasaannya, dia gak ngeh apa yang akan dilakukan Sulli padanya. Sulli memandang minuman itu lalu ke Minho beberapa kali. Lalu, dikeluarkan barang yang dibawanya itu. Sulli masih berpikir apa dia harus benar-benar melakukannya atau gak. Tapi kalo dia ingat saat Sonyul dan Minho bahagia, dia benar-benar gak rela. Sulli berusaha menguatkan niatnya. Agak takut juga tapi inilah satu-satunya jalan supaya dia bisa memiliki Minho. Dituangkan seluruh isi botolnya lalu dia aduk untuk memastikan supaya nanti saat Minho mau meminumnya tidak curiga kalo dia sudah memasukan sesuatu didalamnya. Gak lama, Sulli kembali ke tempat Minho. Sulli lalu memberikan minuman yang dia janjikan ke Minho. Minho menerimanya tapi gak meminumnya.
‘’Sebenarnya ada apa oppa? Kenapa oppa malah sendirian disini?’’, tanya Sulli.
‘’Aku sedang pusing Sulli. Tolong jangan tanya apa ada’’, jawab Minho.
‘’Ne/ya! Miane, oppa/maaf kak! A, ne minumannya diminum dong! Supaya oppa bisa tenang sedikit!’’, bujuk Sulli.
Tanpa berpikir lagi, Minho langsung meneguk habis minuman yang dibawa Sulli. Tapi menurutnya itu masih gak membuatnya tenang. Sedikit demi sedikit penglihatannya jadi kabur. Minho jadi gak konsen. Pendengarannya juga jadi terganggu. Dia masih bisa melihat Sulli yang terus mengajaknya ngobrol tapi samar-samar. Minho berusaha menyadarkan dirinya yang jadi aneh.
‘’Waeyo oppa/kenapa kak? Kok oppa kelihatannya sakit?’’, tanya Sulli.
‘’Itu... aku merasa kepalaku agak pusing... entahlah’’, jawab Minho asal karena dia berusaha mempertahankan kesadarannya.
‘’Kalo gitu oppa istirahat dulu ya! Ayo ikut aku!’’, ajak Sulli. Tanpa protes Minho mengikuti Sulli. Dia sudah gak bisa berpikir lagi dan hanya bisa mengikuti Sulli.
Disisi lain, Sonyul dkk mencari Minho kesana kemari. Para tamu party SME sudah pada pulang jadi sisa mereka saja. Di saat pencarian Jonghyun oppa malah ngajak main uji nyali.
‘’Eh, aku bosan nih nyari Minho gak ketemu juga! Kita main jurit malam yuk?’’, ajak Jonghyun oppa.
‘’Ne/iya! Kayaknya seru!’’, seru Eunhyuk oppa, Leeteuk oppa dan Shindong oppa.
‘’Ya/hei! Kalian pada ngapain disini? Malah ngobrol!’’, tegur Onew oppa.
‘’Anio hyung/enggak kak! Ssst, jangan sampe ketahuan!’’, bisik Jonghyun oppa.
‘’Apaan yang jangan ketahuan?’’, tanya Hyurin bersama Taemin yang tau-tau muncul mengagetkan Jonghyun oppa dkk.
‘’Huwaaa! Jangan muncul tiba-tiba gitu dong!’’, seru Eunhyuk oppa.
‘’Ne/iya! Bikin kaget aja!’’, seru Leeteuk oppa.
‘’Aigu/aduh... kalian ini niat gak sih bantuin cariin Minho? Kok malah main!’’, kata Hyurin.
‘’Aku ikutan ya hyung? Aya! Sakit noona!’’, seru Taemin yang langsung ditabok karena mau ikutan main.
‘’Ini juga sama aja! Kita gak ada waktu buat main! Ga ja!’’, kata Hyurin yang langsung pergi diikuti Taemin.
‘’Tapi kan...’’, kata Eunhyuk oppa.
‘’Ya, ya/hei! Kita diam-diam aja!’’, saran Jonghyun oppa.
‘’Ne, ne/iya,ya! Kan kita sekalian cari Minho juga! Sekali tepuk dapat dua lalat!’’, kata Shindong oppa diikuti anggukan teman-temannya. Dan diam-diam mulailah jurit malam mereka yang sebenarnya bukan jurit malam(?).
Di tempat Minho dan Sulli, mereka berdua ada di sebuah ruangan di SME. Minho berusaha beristirahat karena kepalanya tiba-tiba pusing. Sulli masih aja mengajaknya ngobrol tapi makin lama kesadarannya makin menghilang. Bahkan sekarang penglihatannya jadi aneh. Yang terdengar ditelinganya suaranya Sulli tapi wajah yang dilihatnya adalah Sonyul. Semakin dia melihat Sonyul ada perasaan aneh merasukinya. Tubuhnya bergerak sendiri mendekati Sulli yang dikiranya Sonyul. Sepertinya setan sudah berhasil menggodanya. Dia melakukannya tanpa sadar, melakukan "itu"/adegan NC 21+ dengan Sulli.( Miane, ini bukan FF NC atau yadong jadi para pembaca jangan piktor ato punya pikiran kotor tapi memang beginilah ceritanya. Jadi kalo mau ngebayangin yang gak-gak, jangan ngajak authornya ya? Ok? (MAKSA MODE ON Plakkkk!))
‘’Aigu/aduh, Minho mana sih? Ngambek kok segitunya!’’, seru Hyurin.
‘’Minho oppa! Oppa dimana?’’, teriak Ji Young sambil terus mencari Minho.
‘’Sudahlah, memang dia gak mau bertemu aku lagi!’’, seru Sonyul.
‘’Aigu noona kok jadi putus asa? Kita pasti bisa menemukan Minho hyung!’’, kata Taemin.
Tiba-tiba datang Victoria oenni dan Luna oenni. Mereka juga seperti mencari seseorang.
‘’Victoria noona! Luna noona! Waeyo?’’, tanya Taemin.
‘’Oh, Taemin. Itu kami lagi mencari Sulli! Dari kemarin belum pulang ke dorm!’’, jelas Victoria oenni.
‘’Ne/iya! Dia akhir-akhir ini kelihatan aneh! Lalu kalian juga ngapain disini?’’, tanya Luna oenni.
‘’Kami lagi cari Minho!’’, jawab Hyurin.
‘’Kok aneh ya?’’, seru Ji Young tiba-tiba.
‘’Aneh kenapa?’’, tanya Sonyul.
‘’Anio/gak, perasaanku aja kali ya? Mana mungkin kan oppa pergi bareng yeoja jelek itu?’’, kata Ji Young yang membuatnya semuanya mendapat firasat gak enak.
‘’!!! Bisa aja kali ya ato gak! Argh, jangan berprasangka aneh-aneh deh!’’, seru Luna oenni.
‘’Aigu/aduh, sudahlah daripada dibahas dan gak ketemu jawabannya mending kita cari lagi! Ayo, onnie bareng kita cari Sulli!’’, ajak Hyurin.
Sudah beberapa tempat yang mereka telusuri mencari Minho dan juga Sulli tapi gak ketemu juga. Saat mulai lelah Hyurin dan Taemin yang setia mengikutinya berhenti sejenak sementara yang lain duluan.
‘’Aigu/waduh, kemana sih perginya tu orang dicari gak ketemu juga! Ya! Taemin, apa kamu sudah hubungin hyungmu itu?’’, tanya Hyurin.
‘’Ne noona/iya kakak! Tapi hpnya gak aktif!’’, jawab Taemin.
‘’Dasar namja/cowok satu itu nyusahin aja! Kalo bukan karena Sonyul, aku gak mau begini! Gaja!’’, kata Hyurin yang memulai kembali pencariannya.
Saat Taemin mulai berdiri mengikuti Hyurin lagi, terdengar suara-suara aneh. Taemin yang memang dasar hatinya lemah langsung ketakutan.
‘’!!! Huwaaa apa itu??’’, seru Taemin sambil tengok kanan kiri.
‘’Aigu/aduh, ada apa lagi Taemin?’’, tanya Hyurin.
‘’Aku dengar suara-suara aneh noona!’’
‘’Jinca/serius? Salah dengar kali!’’
‘’Anio noona/aduh kak! Beneran! Disana!’’
Terdengar lagi suara-suara aneh itu yang mengagetkan Hyurin dan Taemin.
‘’Tuh kan noona! Aku gak boong!’’, rengek Taemin.
‘’Mung... mungkin kucing kali! Udah ah, kita cari lagi!’’, ajak Hyurin yang gak mau memusingkan suara aneh itu.
Gak lama, karena merasa semua tempat sudah ditelusuri dan orang yang dicari gak ketemu akhirnya mereka nyerah untuk hari ini dan memutuskan mencari besok lagi.
***
Beberapa hari setelah kejadian itu, hubungan Minho dan Sonyul jadi renggang. Teman-teman mereka jadi khawatir akan hubungan mereka ditambah lagi Sulli makin gencar mendekati Minho. Minho yang biasa menolak kali ini hanya diam bahkan khawatir akan sesuatu entah itu apa. Minho yang memang pendiam jadi lebih sulit dimintai penjelasan karena setelah kejadian pertengkaran dengan Sonyul kemarin membuatnya semakin bungkam. Seohyun oenni yang dekat juga khawatir akan perubahan mendadak Minho kali ini. Seohyun oenni berusaha meminta penjelasan ke Minho walaupun hasilnya nihil.
‘’Minho, waeyo/kenapa? Ada masalah? Kok kamu kayaknya berubah?’’, tanya Seohyun oennie.
‘’Oh, noona! Anio/gak, perasaan noona aja..’’, jelas Minho yang masih berusaha menutupi.
‘’Jinca/beneran? Aku dengar kamu bertengkar dengan Sonyul karena statusnya, apa benar?’’, tanya Seohyun oenni. Minho diam.
‘’Minho, apa kamu benar-benar mencintai Sonyul?’’, tanya Seohyun oenni. Minho masih diam.
‘’Mianeyo/maaf, kalo aku kesannya ikut campur urusan kalian! Aku ikut sedih dengar kalo kalian bertengkar begini. Miane kalo aku selama ini sudah tau status Sonyul tapi aku gak bilang apa-apa ke kamu’’
Minho hanya menggeleng.
‘’Minho, apa yang lebih penting, Sonyul yang mencintaimu dengan tulus atokah statusnya yang dia sembunyikan supaya kamu gak menjauh darinya?’’
Minho terkejut dan menoleh ke arah Seohyun oenni. Minho seperti menyadari sesuatu yang penting tapi dia masih ragu.
Aku... aku kesal saat tau Sonyul bohong... Aku merasa dia menipuku selama ini...’’, kata Minho.
‘’Minho?’’
‘’Aku baru kali ini sungguh-sungguh mencintai seorang yeoja sepertinya. Memang kalo ditanya siapa tipeku, Sonyul bukan tipeku... tapi aku serius mencintainya walaupun dia sudah menyakiti aku begini’’
‘’Lalu kenapa kamu menjauhinya? Apa kamu gak mau memaafkannya?’’
‘’Tentu saja aku memaafkannya hanya saja... sekarang akulah yang benar-benar menyakitinya....’’
‘’Maksudmu?’’
‘’Miane noona/maaf kak aku gak bisa jelaskan sekarang! Karena aku juga gak yakin dengan apa yang kulakukan... Aku bingung harus apa sekarang!’’
‘’Miane Minho kalo semua pertanyaanku membuatmu tambah bingung! Gak usah kamu paksakan cerita kalo kamu gak mau... Tapi aku harap kamu dan Sonyul bisa baikkan seperti dulu! Ayo semangat, hwaiting!’’, seru Seohyun noona memberi semangat.
‘’Miane kalo aku gak bisa cerita ya noona! Gomawo/makasih sudah mendengar keluh kesahku!’’
***
Semangat Sonyul jadi menurun karena kejadian pertengkaran dia dengan Minho. Hyurin sampe menariknya ke kantor SME karena gak tahan lihat Sonyul jadi murung begitu. Tentunya saat sudah sampe di kantor SME Sonyul jadi bahan gosip paling top sampe kupingnya harus disumpel karena gak tahan mendengar ocehan para staff , karyawannya, para artis dll. Perubahan sikap mereka ke Sonyul terlihat jelas sampe Sonyul kesal dibuatnya. Bahkan ahjussinya yang jadi direktur yang hampir tak pernah menelponya tiba-tiba menelponnya. Sungguh ajaib hanya karena statusnya selama ini berusaha disembunyikan setelah terbongkar jadi kayak bom nuklir. Nyebar kemana-mana. Seperti biasa Sonyul berjalan ke ruang Shinee dan deg! Betapa sakit dan sedihnya dia saat dia gak sengaja bertatapan dengan Minho tapi Minho malah menghindar. Key oppa yang gak tahan akhirnya buka mulut.
‘’YA/hei! ONEW HYUNG, TAEMIN, JONGHYUN HYUNG CEPAT PEGANGIN MINHO! JANGAN SAMPE KABUR! HYURIN, PEGANGIN SONYUL! PALLIIIIIII/cepetan!!!!!!’’, seru Key oppa memerintahkan teman-temannya menyergap Minho yang mau kabur dan menahan Sonyul juga. Awalnya mereka bingung tapi ngikutin juga.
‘’Aigu/aduh, oppa mau apaaaaa?????’’, tanya Sonyul yang tiba-tiba merasa jadi buronan kena sergap.
‘’Aigu/aow, aku tuh ya sama teman-teman sudah gak tahan, han, han lihat kalian perang dingin begini! Mau buat aku jadi gila, haaaah?????’’, seru Key oppa kayak orang frustasi.
‘’Ne, noona/iya kak! Kami sedih lihat musuhan begini! Katanya saling mencintai tapi kok berantem mulu?’’, kata Taemin diikuti anggukan semua.
‘’Ayo bilang apa yang mau kalian omongin! Kalo merasa terganggu anggap aja kami gak ada!’’, seru Key oppa. Tapi Sonyul dan Minho malah diam aja gak mau ngomong apa-apa. Minho malah melepaskan pegangan dengan paksa.
‘’Ya, ya/hei! Minho mau kemana kamu? Choi Minho! Dengar gak sih???’’, tegur Key oppa tapi Minho tetap melenggang pergi. Sonyul hanya diam menatap sedih kepergian Minho. Teman-teman yang lain berusaha mengejar tapi Sonyul mencegah.
‘’Ayo kita kejar! Palliii/cepat!’’, ajak Jonghyun oppa mau diikuti yang lain.
‘’Andwae oppa/jangan kak! Gak usah mengejarnya!’’, seru Sonyul menghentikan.
‘’Tapi noona, kami kan...’’, kata Taemin.
‘’Gak usah dikejar... Aku gak mau memaksanya memaafkan aku! Aku memang bersalah, wajarlah kalo Minho marah dan kecewa! Biarkan dia sendiri dulu’’, jelas Sonyul yang berusaha menahan air matanya tapi gak bisa. Mereka akhirnya ngalah dan gak mengejar Minho
‘’Kami mengerti. Mianeyo/maaf kalo kami ikut campur urusan kalian terlalu jauh. Kami hanya gak mau lihat kalian begini. Kami selalu mendukungmu! Jadi semangatlah! Percayalah kalo Minho pasti mau memaafkanmu!’’, kata Onew oppa diikuti senyuman semuanya.
‘’Ne/iya! Gomawo/makasih!’’, seru Sonyul berusaha tersenyum.
***
‘’Minho oppa!’’, tegur Sulli mendekati Minho yang sedang melamun di dekat kolam taman memandang .
‘’Sulli?’’
‘’Ngapain sendirian? Aku temani ya?’’, kata Sulli berdiri di samping Minho.
‘’Kamu bohong kan Sulli?’’, kata Minho yang tiba-tiba bertanya.
‘’Maksud oppa?’’
‘’Mana mungkin aku dan kamu........!!!!! Kamu pasti salah!’’, seru Minho yang langsung emosi.
‘’Minho oppa, buat apa aku bohong sama oppa? Kan oppa sendiri juga pasti sadar kalo kita bersama melakukan "itu", ya kan?’’, jelas Sulli.
‘’Anio/gak! Memang paginya aku lihat kamu berada di sampingku tapi ini pasti kesalahan! Jangan ngarang !’’
‘’Waeyo/kenapa? Padahal oppa juga menikmati kebersamaan kita kenapa sekarang bilang begitu? Apa karena Sonyul???’’
‘’Sulli, dengar ya aku gak pernah mencintaimu dan gak akan mencintai orang selain Sonyul jadi aku gak mungkin melakukan "itu" padamu! Ini kesalahan!’’
‘’Oppa nappa/kakak jahat! Setelah oppa sudah merebut hal yang paling berharga bagiku sekarang oppa bilang gak ingat dan gak mau mengakui! Oppa memang b******k! Oppa harus tanggung jawab!!!’’, kata Sulli mengamuk tapi ditahan Minho. Sulli memukul Minho dan histeris.
‘’Kamu keterlaluan Sulli! Jangan mengarang seakan-akan kalo aku sudah menjahatimu! Aku benar-benar kecewa!’’
‘’Oh gitu? Jadi oppa mau apa? Dengar ya oppa, aku Sulli gak akan membiarkan kalian berbahagia! Aku akan buktikan kalo oppa memang harus bertanggung jawab dan saat itu oppa akan selamanya jadi milikku! Bersedihlah kamu Lee Sonyul! Minho oppa sudah kurebut! Hahahahaha!’’,seru Sulli meninggalkan Minho dengan berbagai teka teki apa yang dimaksud kata-katanya barusan.
***
Plok! Punggung Sonyul ditepuk seseorang. Sonyul menoleh. Ternyata Kim bum oppa.
‘’Sonyul~ah? Waeyo/kenapa? Kok gak semangat?’’, tegur Kim bum oppa.
‘’Kim bum oppa! Anio... gwaechanayo/enggak,gak apa-apa’’, jawab Sonyul dipaksakan tersenyum.
‘’Gojitmal/jangan bohong. Aku kenal Sonyul dari kecil lho!’’
‘’Miane oppa/maaf kak! Aku lagi bertengkar’’
‘’Minho? Apa dia gak mau memaafkanmu?’’
‘’Itu sudah pasti karena aku memang bersalah. Ini karena aku gak jujur! Padahal mana boleh ya kalo dalam hubungan gak jujur!’’
‘’Kalo aku diposisi Minho, aku pasti memaafkan Sonyul’’
‘’Waeyo/kenapa? Apa oppa gak kesal sama aku?’’
‘’Karena cinta yang kurasakan ke Sonyul membuatku mudah memaafkanmu. Biarpun kamu sudah berkali-kali melukaiku’’
Deg! Entah kenapa hati Sonyul jadi bergetar mendengar pernyataan Kim bum oppa. Rasanya Kim bum oppa seperti menyatakan cinta ke dia. Tapi mana mungkin ya? Pikirnya.
‘’Hahaha, oppa bisa aja! Aku kaget lho! Kayak ditembak beneran aja sama oppa!’’
‘’Waeyo/kenapa? Kalo aku beneran serius apa kamu gak suka?’’, tanya Kim bum oppa dengan wajah yang lembut.
‘’Oppa? Oppa bercanda kan?’’, tanya Sonyul yang terkejut dan gugup karena pernyataan Kim bum oppa tadi. Kim bum oppa hanya tersenyum memandang Sonyul dengan lembut. Sonyul malah kebingungan sendiri karena yang ditanya gak menjawab malah memandangnya dengan tatapan yang lain dari biasanya.
***
3 Bulan kemudian....
Sonyul dan Minho mulai terlihat baikkan. Sesekali mereka saling tegur tanpa canggung. Walaupun gak langsung akrab seperti dulu setidaknya hubungan mereka mulai membaik. Mereka memang masih pacaran tapi seperti baru memulai pacaran aja. Teman-teman mereka terlihat sedikit lega dengan perkembangan Sonyul dan Minho. Mereka sempat mengira karena pertengkaran Minho dan Sonyul gak bisa di perbaikki lagi kalo melihat yang lalu. Tapi untunglah waktu menjawab semuanya. Minho dan Sonyul mulai bisa bercanda lagi. Teman-teman mereka senang dan merasa lega karena perkembangan baik ini dan mau merayakannya. Saat mereka asyik membicarakan apa yang akan dilakukan, datanglah Sulli. Semua terkejut dengan kehadiran tiba-tiba Sulli karena sudah 3 bulan Sulli gak mendekati Minho dan tau-tau datang kembali dengan penampilan baru. Sulli terlihat agak gemuk/berisi khususnya di bagian perutnya.
‘’Sulli? Waeyo/kenapa? Ada apa tiba-tiba kemari?’’, tanya Key oppa.
‘’Aku ada perlu dengan Minho oppa. Ini oppa, aku mau kasih lihat sesuatu!’’, kata Sulli memberikan sebuah kertas ke Minho dan semuanya ikutan baca. Betapa terkejutnya mereka setelah membaca isi pernyataan surat itu.
‘’Bagaimana oppa? Oppa harus tanggung jawab!’’, seru Sulli.
‘’Ya/hei! Sulli apa maksudmu kasih surat ini? Apa kamu mau menghancurkan mereka?’’, tanya Hyurin.
‘’Ne/hei! Kamu iri lihat mereka kan?’’, timpal Jonghyun oppa.
‘’Menghancurkan? Tapi isi surat itu kan membuktikan semuanya’’
‘’Ya/hei! Sulli jangan ngarang deh! Mana mungkin kamu hamil gara-gara Minho hyung! Memangnya kapan kamu ngelakuin???’’, seru Taemin.
‘’Sulli kamu benar-benar keterlaluan! Apa maumu???’’, bentak Minho geram.
‘’Aku mau oppa tanggung jawab!’’, seru Sulli.
‘’Sabar Minho! Kita dengarkan dulu Sulli! Apa itu benar? Kamu gak bohong?’’, tanya Sonyul.
‘’Apa kamu sudah tes kalo gen Minho cocok atau gak sama anakmu itu?’’, tanya Onew oppa.
‘’Ajik/belum. Tapi aku yakin ini anak Minho oppa!’’, kata Sulli penuh percaya diri.
Mereka pergi ke rumah sakit dan segera memeriksakan untuk membuktikan kebenarannya. Semua harap-harap cemas menunggu hasilnya apalagi Minho. Minho terus bertanya apakah benar perbuatannya yang gak di sengaja itu adalah jebakannya Sulli untuk menjatuhkan dia sekarang? Dia terus mengusir kecemasannya itu walaupun kemungkinan itu benar lebih besar. Dokter keluar dari lab dan langsung diserbu berbagai pertanyaan Sonyul dkk.
‘’Dokter, gimana hasilnya?’’, tanya Sonyul.
‘’Ne/iya! Kami penasaran dan was-was sejak tadi!’’, timpal Key oppa.
‘’Dokter, itu gak mungkin anaknya Minho kan?’’, seru Hyurin.
‘’Ne/ya! Ne! Pasti Sulli ngarang!’’, kata Jonghyun oppa.
‘’Dok, Minho hyung pasti bukan appa anaknya Sulli kan?’’, tanya Taemin.
‘’Ya/hei! Ya! Kalian ini ribut banget sih? Dokternya jadi bingung kan mau ngomongnya! Diam dulu napa!’’, tegur Onew oppa dan semuanya langsung diam.
‘’Ehem... seperti yang saya periksa barusan, janin yang di kandung Sulli agasshi/nona memang anak Minho’’, jelas dokter itu pelan tapi nyucuk. Serasa di sambar petir di siang bolong, semua lagi-lagi mengajukkan pertanyaan ketidakpercayaan mereka.
‘’Ya/hei! Dok, jangan ngarang deh! Mana mungkin itu anak Minho! Lah orangnya gak pernah lakuin kok!’’, seru Key oppa.
‘’Ne/iya! Dokter salah lihat kali! Ya gak?’’
‘’Ya/hey! Mana mungkin Sulli hamil sendiri! Aneh kalian ini deh!’’, seru Hyurin.
‘’Ne/ya! Minho hyung gak mungkin begitu kan? Gak mungkin tega mengkhianati Sonyul noona kan?’’, tanya Taemin yang hanya di tanggapi diam dan raut kecemasan Minho.
‘’Minho? Apa benar begitu?’’, tanya Sonyul.
‘’Mungkin Sulli memang ngarang cerita!’’, kata Onew oppa. Mereka terus berdebat sampe Sullinya buka suara.
‘’Ehem... Daripada kalian ribut sendiri, bagaimana kalo kalian tanya langsung kebenarannya sama orangnya sendiri? Benar atau gaknya Minho oppa lakuin itu sama aku? Selamanya kalian gak akan tau kan?’’, seru Sulli.
‘’Minho, apa yang sebenarnya yang terjadi antara kamu dan Sulli? Katakan yang sebenarnya sama kami semua!’’, tanya Onew oppa.
‘’Hyung, sebenarnya aku.... jongmal miane! Aku gak sengaja! MIANEYO/maafkan!!!’’, seru Minho yang gak bisa melanjutkan ceritanya dan tiba-tiba membungkuk di depan semuanya. Betapa kagetnya mereka dengan pengakuan Minho itu. Teman-teman Minho berharap apa yang dikatakan Minho tadi hanya bercanda tapi kalo melihat raut wajahnya itu membuktikan semuanya. Kekesalan dan kekecewaan melanda semuanya. Mereka membisu seketika.
‘’Otte/gimana? Aku gak bohong kan? Minho oppa, kamu harus bertanggung jawab atas anakmu ini!’’, seru Sulli yang menambah kenyataan pahit ini.
Sonyul sebagai yeojachingu/pacar Minho tentu aja terpukul. Shock berat. Sonyul gak mau melihat wajah Minho ato pun Sulli. Hatinya kacau. Hyurin berusaha menenangkannya. Minho berusaha berbicara dengan Sonyul tapi dicegah teman-temannya. Sonyul yang gak tahan berada di situasi itu lari dari sana. Dia berusaha menenangkan dirinya.
‘’!!! SONYUL~AH!’’, teriak Hyurin.
‘’SONYUL, SONYUL~AAAH!’’, panggil Minho yang mau mengejar Sonyul tapi terus di cegah teman-temannya.
‘’Minho, Minho! Kamu gak boleh mengejarnya!’’, seru Key oppa.
‘’WAEYO/kenapa??!! Sonyul kan yeojachingu/pacarku, masa aku gak boleh mengejarnya? WAE/kenapa???!!’’, seru Minho meronta-ronta berusaha melepaskan diri.
‘’Ya/hei! Minho apa kamu gak tau keadaannya sekarang gimana? Jangan hanya memikirkan dirimu sendiri!’’, seru Jonghyun oppa.
‘’Aku hanya ingin Sonyul di sampingku, apa gak boleh???’’, seru Minho.
‘’Minho hyung, apa hyung gak bisa merasa bertanggung jawab sedikit? Disini ada calon anakmu hyung!’’, seru Taemin.
‘’Itu bukan anakku! Aku gak sengaja melakukannya! Sulli menjebakku! Apa kalian gak percaya aku???’’, kata Minho membela diri.
‘’Choi Minho! Sengaja atau gak sengaja anak yang di kandung Sulli adalah anakmu! Suka gak suka kamu harus tetap bertanggung jawab! Kalo kamu gak mau melukai keduanya kamu harus mengambil keputusan!’’, seru Onew oppa yang membuat Minho terdiam.
‘’Kami tau ini mungkin jebakan Sulli tapi kamu harus tetap bertanggung jawab Choi Minho!’’, seru Hyurin menunjuk ke arah Minho lalu pergi disusul Taemin.
‘’Minho oppa, kita harus bicara’’, kata Sulli menghampiri Minho yang terkulai lemas.
‘’Apa kamu puas Sulli? Kamu senang aku menderita begini? PUAAAS???!!’’, bentak Minho.
‘’Tenang Minho! Kalian memang seharusnya membicarakan ini dengan kepala dingin’’, saran Onew oppa.
‘’Tapi hyung, aku...’’, kata Minho disela Key oppa.
‘’Choi Minho, kalo kamu memang lelaki sejati buktikan kepada kami kalo kamu bertanggung jawab!’’, seru Key oppa.
Minho gak bisa ngomong apa-apa lagi. Rasanya dia sudah dapat kartu mati. Sejak hari itu, keadaannya mulai berubah kacau. Dari media surat kabar sampe televisi memberitakan tentang Minho. Dan mulai merambah lewat internet. Skandal terbesar dan terburuk yang akan menghancurkan segala-galanya.
Brukkk!!! Bunyi meja di hantam keras terdengar dari salah satu ruangan di kantor SME.
‘’YA/hei! APA MAKSUD SEMUA INI CHOI MINHO??? APA KAMU MAU MEMPERMALUKAN KAMI, HAAAH???’’, bentak seorang namja paruh baya yang ternyata kaki tangan direktur SME.
‘’choisonghayo sonsaengnim/maafkan pak Minho gak begitu kok...!!!’’, bela Key oppa tapi malah ikutan di bentak.
‘’YA/hei! KAMU GAK USAH IKUT-IKUTAN KIM KI BUM! CHOI MINHO APA KAMU DENDAM SAMA KAMI SAMPE ADA BERITA BEGINI?? DAN APA MAKSUDNYA KAMU JUGA PACARAN DENGAN KEPONAKAN DIREKTUR??’’
‘’Mianeyo/maaf, tapi aku gak ada maksud mempermalukan kalian sampe ada skandal seperti ini!’’, bela Minho.
‘’MIANE/maaf, MIANE! KAMU PIKIR CUKUP APA DENGAN KATA MIANE?? KAMU SUDAH MEMBUAT KAMI RUGI TAUUU!!!!’’, seru namja itu sambil menarik kerah baju Minho dan mau memukulnya tapi dicegah lainnya.
‘’Aigu, sabar sonsaengnim! Ini juga bukan kesengajaan yang Minho buat untuk mempermalukan kalian!’’, seru Onew oppa.
‘’KAMU JUGA SAMA AJA LEE JINKI! BAGAIMANA BISA KAMU JADI LEADER MEREKA MALAH GAK BISA MENGAWASI MEREKA DENGAN BAIK!!! BLA,BLA,BLA...’’
Keributan itu usai juga saat rapat itu selesai. Semuanya berwajah masam. Gak ada yang puas dengan hasil rapat itu. Minho memang dalam masalah besar. Teman-temannya yang mau membantu malah kena damprat juga.
‘’Miane teman-teman! Ini gara-gara kecerobohanku!’’, seru Minho tiba-tiba.
‘’gwaenchanayo/gak apa-apa, Minho! Kami tau kamu dalam keadaan sulit! Kami juga mau membantumu tapi akhirnya gak bisa apa-apa! Miane kami gak berguna!’’, seru Jonghyun oppa.
‘’Anio/gak! Kalian sudah sebisanya membantuku! Sisanya akan kulakukan sendiri!’’
‘’Johayo/bagus! Kami mendukungmu!’’, seru Key oppa disetujui semuanya.
***
‘’Minho, apa benar gosip itu kalo kamu...’’, tanya Seohyun oenni.
‘’Oh, noona! Apa kabarnya?’’, kata Minho.
‘’Minho, aku gak percaya sih gosip tapi kata teman-teman itu benar! Jadi, apa yang akan kamu lakukan?’’
‘’Noona, jujur sekarang ini aku dalam kebingungan besar! Aku gak sengaja telah melukai semua orang tapi aku akan lebih melukai semuanya kalo aku gak bertanggung jawab!’’
‘’Kamu yakin? Bagaimana dengan Sonyul?’’
‘’Kalo disuruh memilih noona tau sendiri kan hatiku akan memilih siapa? Aku yang sekarang ini benar-benar gak pantas dengan Lee Sonyul! Aku ini b******k, pengkhianat! Aku tau gak ada gunanya menyalahkan diriku sendiri karena gak akan mengubah keadaan’’
‘’Minho aku dan semuanya percaya kalo kamu gak mungkin berniat jahat seperti ini! Aku juga dengar kalo Sulli memang sengaja membuat kalian begini! Mianeyo/maafkan kami gak bisa apa-apa untuk menolongmu!’’
‘’Sudahlah noona! Percuma menyalahkan siapa pun! Pada akhirnya aku tetap harus bertanggung jawab! Mungkin ini hukuman buatku!’’
‘’Anio/gak, Minho! Aku percaya kalo ini hanya ujian dari Tuhan untuk menguatkan cinta kalian!’’
‘’Gomawo noona/makasih kak! Aku akan menjalani semua ini dengan ikhlas! Aku akan buktikan kalo suatu hari nanti ini hanya sebuah jebakan untukku!’’
***
Sonyul sendirian di kamarnya. Sonyul mengambil sebuah majalah yang terpampang jelas wajah Minho. Terlihat jelas tulisan di artikel itu mengatakan hal-hal buruk tentang Minho.
‘’CHOI MINHO(SHINEE) MENGHAMILI CHOI SULLI(F(x))???’’
‘’CHOI MINHO SEBENARNYA PLAYBOY KELAS KAKAP!’’
‘’CHOI SULLI HAMIL 3 BULAN KARENA CHOI MINHO??’’...dll
Masih banyak lagi media cetak lainnya yang mengatakkan maksud yang sama. Minggu ini media cetak dan media pertelevisian penuh dengan skandal tentang Minho. Sudah hampir 2 minggu Sonyul gak pernah bertemu Minho lagi semenjak berita ini mencuat. Keluarga Sonyul yang mengenal Minho tentu aja kaget akan berita itu dan berusaha menanyai lewat Sonyul tapi Sonyul hanya terus membisu. Dia juga gak tau harus bilang apa ke keluarganya tentang namja chingunya itu. Ditambah lagi keluarga juga banyak masalah. Hyori oenni putus dari Kangta oppa, Yejin oenni juga dalam masa kritis mau putus, Haejin oppa patah hati dan baru-baru aja Shiyeon onnie kecelakaan. Entah kenapa kesedihan itu datang bertubi-tubi saat Sonyul juga lagi dalam masalah begini. Hp Sonyul berbunyi. Ahjussinya menelpon.
‘’Yoboseyo Ahjussi/halo paman? Waeyo/kenapa? Kok tumben telpon?’’, kata Sonyul.
‘’Sonyul, lama gak dengar suaramu! Gimana keluargamu?’’
‘’Ahjussi menelponku gak hanya untuk basa-basi begini kan?’’
‘’.... Ahjussi mau ketemu! Kamu ada waktu kan?’’
Setelah janjian dengan ahjussinya, Sonyul datang ke tempat dia dan ahjussinya bertemu.
‘’Ahjussi gak lama kan?’’
‘’!!! Ahjussi! Gak kok aku juga baru datang!’’
‘’Sonyul, kamu pasti tau kan kenapa ahjussi tiba-tiba memanggilmu begini?’’
‘’Langsung aja ke topik utamanya’’
‘’Ne/iya! Baguslah kalo kamu tau! Benarkah kalo Choi Minho itu namja chingumu? Miane kalo keputusan ahjussi kejam tapi kami sudah lama memutuskan sejak skandal itu mencuat’’
‘’Ahjussi gak boleh begitu! Kan belum tentu Minho melakukannya! Mungkin aku gak boleh membelanya karena dia namja chinguku tapi aku tau Minho orang yang seperti apa!’’
‘’Sonyul, ahjussi lakukan ini untuk melindungimu! Lagipula orang tua Choi Sulli sudah menjelaskan rencana mereka!’’
‘’!!! Kenapa ahjussi percaya dengan kata-kata mereka? Minho itu dijebak!’’
‘’Ahjussi juga gak tau apa yang sebenarnya terjadi tapi ahjussi sudah memutuskan! Mianeyo/maaf Sonyul! Ini demi kebaikkan semuanya!’’
Sonyul gak bisa ngomong apa-apa lagi. Dia gak boleh hanya memikirkan keinginannya sendiri. Ahjussinya yang memang terkenal dingin pun tetap gak berubah meski Sonyul sendiri yang meminta. Memang perbuatan Minho sudah merugikan semuanya, tapi apa dia gak bisa dimaafkan?
‘’Aaargh! Apa-apaan ini! Semua media cetak mengatakan hal-hal yang gak penting!’’, seru Key oppa sambil membanting beberapa majalah.
‘’Di tv dan di internet juga hyung! Pencarian terbanyak tertuju pada Minho hyung!’’, seru Taemin sambil mengutak-atik komputer.
‘’Choi Sulli memang keterlaluan! Sial banget Minho bisa dicintai yeoja kayak Sulli!’’, seru Jonghyun oppa.
‘’Ssst, kalian bisa diem gak sih? Ada berita baru tentang Minho!’’, seru Onew oppa sambil nonton tv.
‘’Mana, mana, mana???’’, tanya semuanya yang langsung menghadap ke tv.
‘’.... Diberitakan hari ini tentang kasus skandal Choi Minho salah satu member Shinee mengalami perkembangan yang sangat buruk. Di kabarkan selain menjalin hubungan dengan seorang member dari F(x) Choi Sulli yang mengakibatkan Choi Sulli hamil, Choi Minho juga sudah menjalin hubungan dengan beberapa yeoja diantaranya salah satu member SNSD. Yang mengejutkan, sekarang Choi Minho sedang berpacaran dengan keponakan direktur di tempat dia bernaung yaitu SM Entertainment...’’
‘’Hah?? Ya ampun darimana tu wartawan tau kalo Minho pacaran sama Sonyul? Canggih amat!’’, seru Key oppa sambil melongo gak percaya.
‘’Aigu/aduh, malang nian nasib Flaming Charisma kita nih! OMG!’’, seru Jonghyun oppa. Tiba-tiba hp Onew oppa berdering. Hyurin menelpon.
‘’Yoboseyo/halo? Waeyo/kenapa Hyurin?’’, kata Onew oppa.
‘’OPPA/kakak, GAWAAAT!’’, teriak Hyurin dari sebrang sampe terdengar semua member Shinee.
‘’Waeyo Hyurin? Tenang dulu baru ngomong!’’, kata Key oppa.
‘’Waeyo noona? Apa terjadi sesuatu?’’, timpal Taemin.
‘’DI DEPAN RUMAH SONYUL BANYAK BANGET WARTAWAN DAN PARA SHAWOL LOVERS! OTTOKE???’’
‘’Lalu kamu sekarang dimana? Sonyura juga dimana?’’, tanya Onew oppa.
‘’AKU ADA DI RUMAH SONYUL! SONYUL ADA DI SINI JUGA KOK! INI SUARANYA!’’
‘’YOBOSEYO/halo?? OPPA/kakak??’’, terdengar suara Sonyul dari sebrang.
‘’Sonyul, kamu sebaiknya gak usah keluar dulu! Ntar kamu di serang fans kami! Kami juga gak bisa keluar!’’, saran Key oppa.
‘’Ne! Biarin mereka pergi dulu! Miane kalo para fans kami bakal nyusahin kamu!’’, seru Jonghyun oppa.
‘’Noona harus di rumah aja ya? Kami takut fans kami menyerangmu! A, ne mana Minho hyung?’’, kata Taemin yang langsung ditabok Key oppa.
‘’Aaa, pokoknya ya Hyurin kamu harus jagain Sonyul selagi kami gak ada! Ok?’’, kata Key oppa.
‘’NE OPPA/iya kak! AIGU/aduh! SUDAH JAM SEGINI! SUDAH DULU YA? AKU MAU BERANGKAT SEKOLAH DULU! BYE, BYEEE!’’
Berakhirlah telpon dari Hyurin. Para member Shinee juga gak bisa berbuat apa-apa. Setelah skandal ini mencuat, mereka dilarang keluar. Penjagaan di pintu depan semakin ketat. Mereka hanya bisa bergerak atas perintah atasan mereka. Para wartawan berkeliaran di depan dorm Shinee dan kantor SME berharap mendapat kejelasan atas skandal salah satu artis mereka. Semua bingung harus berbuat apa. Begitu juga di rumah Sonyul sekarang.
‘’Sonyul, pokoknya kamu jangan keluar dulu ya? Jangan nekat deh!’’, kata Hyurin.
‘’Aigu/aduh, appa kok rumah kita jadi banyak wartawan begini?’’, seru Wonhee oemma pusing.
‘’Sonyul, kamu jangan keluar dulu ya! Kelihatannya mereka mencarimu!’’, seru Jongshin appa.
‘’Aku tau kok! Ah, ada telpon!’’, seru Sonyul sambil mengangkat telpon.
‘’Yoboseyo?’’
‘’YA! YEOJA/cewek JELEK! GAK USAH KEGEERAN BANGET DEH BISA DEKAT-DEKAT SHINEE APALAGI PACARAN SAMA MINHO! KAMI GAK RELA!’’
Tuut! Tuuut! Seketika telpon yang diangkat Sonyul ditutup.
‘’Aigu/aduh, kayaknya fansnya Shinee ini sudah bertindak deh!’’, seru Hyurin.
‘’Pokoknya kamu jangan sekolah dulu Sonyul!’’, saran Wonhee oemma/mama.
‘’Omo/oh, appa/papa terlambat nih! Appa berangkat dulu ya!’’, seru Jongshin appa buru-buru.
‘’Aigu/waduh, aku kan harus sekolah juga! Sonyul kamu harus tetap di rumah ya sampe keadaannya tenang dulu! Kami bakalan lindungi kamu kok! Aku pergi dulu yaaa! Wonhee ahjuma aku pergi!’’, seru Hyurin yang langsung ngacir ke sekolah.
Telpon di rumah Sonyul berdering lagi. Sonyul mau mengangkatnya tapi dicegah Wonhee oemma.
‘’Andwae/jangan! Biarin aja!’’, cegah Wonhee oemma.
Sonyul hanya bisa melihat dari jauh telpon yang terus berdering dari biasanya itu. Di sebrang telpon yang berdering itu telah ada seorang namja yang menunggu telponnya di jawab.
***
Sudah sebulan skandal Minho mencuat ke dunia nyata. Bukannya mendapat titik cerah yang ada malah memburuk. Kemungkinan status Minho sebagai artis akan segera di cabut haknya. Tinggal menunggu waktu saja. Berbagai usaha sudah dilakukannya untuk membuktikan kalo dia ditipu tapi apa daya tanda-tanda kebenaran itu belum muncul. Minho benar-benar frustasi akan masalah yang di hadapinya kali ini. Minho pun masih terus berusaha meyakinkan semua termasuk keluarganya.
‘’Jongmal/serius! Aku sama sekali gak mencintai Sulli! Dia hanya menjebakku saat aku bertengkar dengan Sonyul! Appa, oemma, Jongkook hyung dan Ji Young, Choi Minho sama sekali gak berbohong ke kalian!’’, jelas Minho.
‘’Bukan kami gak percaya kamu, tapi kalo sudah berbuat harus bertanggung jawab! Oemma gak mau anak oemma jadi namja gak bertanggung jawab!’’, kata Kyungshil oemma.
‘’Benarkah ini satu-satunya jalan keluar? Argh...’’, kata Minho memegangi kepalanya yang sakit.
‘’Nak, kami semua tau kamu gak mungkin bohong! Tapi masalah ini memang hanya bisa diselesaikan dengan cara ini! Kamu gak mau kan dua keluarga ini jadi malu karena ini? Miane appa gak bisa berbuat apa-apa untukmu’’, kata Sooro appa.
‘’Minho, mungkin sebagai saudara kita gak dekat tapi hyung dan semuanya menyarankan sebaiknya memang inilah jalan yang harus kamu ambil! Kalo kamu memang gak bisa mencintai yeoja itu gak apa-apa tapi pikirkanlah calon anakmu!’’, kata Jongkook hyung.
‘’..... Yah, mungkin memang benar...’’, kata Minho.
‘’Oppa... apa oppa serius mau menikahi Sulli??? JiYoung gak relaaaaa... Hiks! Hiks!’’, seru Ji Young sambil menangis.
‘’JiYoung, mianeyo/maaf... oppa harus menikahinya..’’, kata Minho sambil menenangkan Ji Young.
‘’Aigu/aduh, Ji Young kok malah nangis? Minho oppa gak akan pergi kok!’’, kata Kyungshil oemma.
‘’Ne/ita! Jadi jangan nangis lagi ya?’’, bujuk Sooro appa.
‘’Bukan itu! Kenapa sih Minho oppa harus menikahi Sulli padahal yang dicintai oppa kan Sonyul oenni??? Gak adil!!!’’, teriak JiYoung.
‘’JiYoung, dengar ya sayang jodoh itu ada di tangan Tuhan! Manusia bisa berencana tapi Tuhan yang menentukan!’’, jelas Kyungshil oemma.
‘’Kenapa jodohnya Minho oppa bukan Sonyul oenni? Padahal mereka saling mencintai dan Tuhan tau itu kan? Ji Young sedih kenapa Tuhan malah menjodohkannya dengan Sulli bukan dengan Sonyul oenni?’’, kata Ji Young yang masih terisak-isak.
‘’Kami gak tau mau bilang apa Ji Young. Oppa, oemma, appa dan Minho sama sepertimu. Hanya bisa berharap kalo Tuhan memang memberikan apa yang kita mau dan itulah yang terbaik. Tapi apa daya kalo misalnya Tuhan gak memberikan yang kita mau tapi seenggaknya Tuhan sudah kasih yang terbaik untuk kita. Belum tentu yang kita anggap jelek itu juga jelek di mata Tuhan’’, jelas Jongkook oppa.
‘’Ne/ya! Jadi Ji Young jangan berprasangka kalo Minho oppa menikah dengan Sulli itu salah! Siapa tau suatu hari nanti Sulli bisa berubah kan?’’, kata Kyungshil oemma.
‘’Molla/gak tahu. Awas aja yeoja/cewek itu gak berubah dan malah menyakiti Minho oppa! Huh!’’, kata Ji Young.
‘’Jadi, kapan rencana kalian tentang masalah ini? Lalu, bagaimana dengan managemenmu?’’, tanya Sooro appa.
‘’Sulli sudah membicarakan hal ini ke keluarganya. Awalnya mereka kaget dan menentang tapi karena Sulli memberikan penjelasan ke ortunya ya kemungkinan kami memang akan menikah. Lalu... tentang managemen, mereka jelas marah dan menuntut atas kerugian itu. Jawabannya sudah jelas, kalo aku harus mengundurkan diri dari dunia keartisan’’, jelas Minho.
‘’Choi Minho. Appa dan oemma gak nyangka kalo anak kami ini sekarang sudah menjadi namja yang bertanggung jawab. Appa dan oemma tambah tua deh! Hahaha!’’, seru Sooro appa.
‘’Gomawo/makasih semua karena selama ini sudah mendukungku!’’, kata Minho.
‘’Ne/iya! Ne! Kalo sudah menikah harus sering telpon kami ya?’’, kata Kyungshil oemma yang terlihat berkaca-kaca.
‘’Ne/iya! Aigu oemma/aduh mama jangan nangis kayak JiYoung dong!’’, kata Minho.
Itulah hari-hari terakhir Minho sebelum berpisah dengan keluarganya sebelum dia menikah. Minho tau itu pasti akan terjadi tapi gak secepat ini. Hari-hari yang dilaluinya benar-benar berat akhir-akhir ini. Mungkin ini babak akhir atas jawaban masalah ini. Tanggung jawab apa yang dilakukannya dan menjalaninya dengan ikhlas. Minho tau ini bakal gak mudah apalagi dia gak menikah dengan orang yang di cintainya, Lee Sonyul. Bahkan sebelum kepergiannya dia gak sempat bilang berpisah dengan Sonyul. Inikah takdir bagi mereka???
***
Dampak dari skandal Minho masih dirasakan Sonyul. Sejak saat itu Sonyul seperti punya banyak musuh dalam waktu singkat. Mungkin ini memang resiko berpacaran dengan Minho yang seorang artis terkenal. Teman-temannya sekelas seperti membicarakannya dari belakang bahkan ada yang iseng. Mejanya di corat-coret, kotak pensilnya berhamburan isinya, buku pelajaran juga di corat-coret dan ada banyak kata hinaan dan caci maki di dalamnya. Lalu belum lama seragamnya di taruh di atas pohon dan dia sering kena guyur saat di toilet tanpa tau pelakunya. Hyurin yang lihat jadi jengkel karena Sonyul hanya diam tanpa menyikapinya.
‘’Ya/hei! Sonyul! Kenapa kamu diam aja mereka isengin kamu sampe begini??? Mereka itu sudah keterlaluan!’’, seru Hyurin.
‘’Hyurin apa kamu pikir aku gak jengkel, gak marah dan gak ingin membalas perbuatan mereka??? Tapi kamu tau kan kalo aku membalas gak ada ngaruhnya karena aku akan tambah diisengin mereka!’’, jawab Sonyul.
‘’Ne/iya! Tapi aku kesal makin hari mereka makin gak wajar memperlakukan kamu begini! Mereka kan gak tau yang sebenarnya seenaknya melakukan ini!’’
‘’Tenang Hyurin. Kalo mereka sudah keterlaluan aku juga gak akan tinggal diam kok!’’
‘’Kok kamu bisa setenang itu sih? Aku gak ngerti!’’
‘’Kan ada kamu yang ngelindungin! Hehehe!’’
‘’Yeeii, emang gue bodyguard loe! Ngaco nih anak!’’
Hp Hyurin berbunyi.
‘’Yoboseyo/halo? Waeyo/kenapa? Hmm... Hmm... ok! Aku segera kesana!’’, kata Hyurin setelah berbicara dari hpnya.
‘’Waeyo/kenapa? Ada kerjaan?’’
‘’Oh, eh, yah... begitulah! Katanya mereka mau meliris album baruku!’’
‘’Jinca/serius? Wah, chukkahamnida!/selamat’’
‘’Ne/iya! Gomawo/makasih! Aku harus langsung ke sana setelah ini tapi kamu... apa gak apa-apa nih kutinggal?’’
‘’Ne/iya! Gwaenchanayo/gak apa-apa! Aku bisa sendiri kok!’’
‘’Jinca/beneran? Tapi kok aku ragu ya?’’
‘’Aigu/aduh.. ragu kenapa lagi? Aku gak apa-apa! Lagipula aku naik sepeda kok!’’
‘’Apa iya?’’
‘’Aish, kalo kamu ragu mulu ntar telat lagi! Pergi sana!’’
‘’Ngusir nih? Iya deh aku pergi! Kamu hati-hati ya kalo lagi gak aku karena mereka bisa aja mengerjaimu lagi!’’
‘’Ne/iya! Aku tau! Hati-hati ya! Annyeong/bye bye!’’
Setelah Hyurin pergi, Sonyul juga mau pergi dengan sepedanya. Dikayuhnya sepeda itu agak cepat karena dia ingin segera sampe rumah. Dilihat di sekelilingnya gak ada yang mencurigakan. Seperti gak pernah terjadi apa pun. Sonyul tetap mengayuh sepedanya. Baru mau berbelok, sepeda Sonyul tiba-tiba tertahan sesuatu yang membuatnya terlempar dan... Brukk!!! Sonyul jatuh dari sepedanya dengan penuh luka di tubuhnya. Lalu bermunculan para siswa-siswi yang mengerjainya itu. Seringai tawa jahat menghiasi wajah-wajah mereka. Mereka mengepung Sonyul yang gak berdaya dan mulai melemparinya dengan bola air. Alhasil, Sonyul yang babak belur pun jadi bayah kusup. Sekuat tenaga Sonyul berusaha berdiri dan mau melawan mereka. Tapi, karena luka yang dideritanya cukup banyak membuatnya sulit berdiri. Ingin melawan tapi gak sanggup. Sonyul hanya bisa terbaring saat berusaha melindungi dirinya. Kesadarannya mulai menurun saat rasa sakit di tubuhnya mulai menyerang. Tapi dia berusaha tetap terjaga. Serangan terhadapnya belum berhenti juga saat suara seseorang memecahkan suasana itu.
‘’SONYUL~AH!!!!!!??’’
Tanpa babibu lagi, orang itu berusaha menghentikan serangan para siswa-siswi itu ke Sonyul. Dipukulinya satu per satu dan cukup membuat mundur para salah satu siswa-siswi. Namja itu menghampiri Sonyul yang gak berdaya dan terus memanggil-manggil nama Sonyul. Sonyul yang mulai berkhayal aneh-aneh karena kesadarannya menurun malah gak mengenali penolongnya itu dan berkhayal kalo yang menolongnya itu Minho.
‘’Min... ho...???’’, seru Sonyul dan kesadarannya pun lenyap.
‘’Sonyul, kamu masih sadar?? Sonyul??’’, tanya namja itu yang langsung menggendong Sonyul pergi dari sana.
‘’....ah!...nyul~a!...Sonyul~a!’’, panggil seseorang yang menyadarkan Sonyul. Sonyul mulai membuka matanya dan sadar kalo dia sudah berpindah tempat.
‘’.....?? Kenapa aku ada di sini??’’, tanya Sonyul masih bingung.
‘’Syukurlah kamu sudah sadar!’’
‘’Kim bum oppa? Kok aku ada di sini?’’
‘’Jangan bergerak dulu! Istirahatlah! Aku ambilkan minum ya?’’
Muncul Hyurin dengan wajah pucat melihat Sonyul.
‘’Sonyul, gwaenchanayo/gak apa-apa? Aigu... ini karena aku ninggalin kamu sendirian! Aaa.. jinca/benar-benar!’’
‘’Gwaenchana/gak apa-apa Hyurin! Kamu gak perlu menyalahkan dirimu!’’
‘’Sonyul, kamu ini ngerti gak sih kami itu khawatir banget sama kamu? Apa yang aku takutkan akhirnya terjadi kan? Mereka harus di beri pelajaran supaya tau rasa!’’
‘’Gak perlu Hyurin! Mereka kan gak sengaja!’’
‘’Iiih, ini anak memang batu ya! Untung ada Kim bum oppa datang nyelamatin kamu kalo gak? Kamu pasti jadi presto!’’
‘’Memangnya aku bandeng apa di presto?’’
‘’Yeeiii, bisa-bisanya masih bercanda ya!’’
‘’Sonyul, Hyurin! Ada Taeyeon onnie!’’, seru Kim bum oppa dari luar kamar.
‘’Sonyul! gwaenchanayo/gak apa-apa? Aigu/aduh, kok kamu bisa babak belur begini?’’, seru Taeyeon oenni melihat luka di sekujur tubuh Sonyul.
‘’Aku gak apa-apa kok! Onnie tenang aja!’’
‘’Tenang, tenang! Kalo kelewat tenang ntar kamu bisa tewas gara-gara mereka!’’, seru Hyurin.
‘’Ortumu sudah tau?’’, tanya Taeyeon oenni.
‘’Mereka belum tau. Nanti beri tau kalo Sonyul mendingan’’, jawab Kim bum oppa.
‘’Biar aku sendiri aja yang kasih tau mereka! Aku sudah gak apa-apa!’’, seru Sonyul.
‘’Andwae/jangan! Oppa! Onnie! Boleh kan Sonyul nginap disini sementara sampe luka-lukanya berkurang? Aku gak mau ortunya khawatir!’’, saran Hyurin.
‘’Tapi Hyurin ortunya bisa khawatir! Jangan karena kita sudah jadi saudara gak bilang ke ortunya!’’, kata Taeyeon oenni.
‘’Bukannya gak bilang sih... tapi terpaksa kita lakukan ini’’, kata Hyurin.
‘’Maksudmu bohong? Haah... dasar Hyurin!’’, kata Kim bum oppa.
‘’Aku gak apa-apa kok! Gak harus sampe membohongi mereka!’’, seru Sonyul.
‘’Sonyul, kamu gak mau mereka khawatir kan? Aku juga gak mau melakukan ini tapi ini terpaksa dilakukan untuk kebaikkan!’’, kata Hyurin.
Akhirnya Hyurin menelpon ortunya Sonyul dan bilang kalo untuk beberapa hari Sonyul menginap di rumahnya. Gak ada yang protes lagi karena mereka tau kalo mereka gak melakukan ini mereka malah akan memperpanjang masalah. Jujur, Sonyul gak mau ortunya khawatir tapi dia gak mau juga lama-lama bersembunyi begini. Semua menyuruhnya beristirahat. Bahkan Kim bum oppa yang sedang sibuk bolak balik dari Amerika-Seoul menjaganya.
‘’Aigu/waduh... oppa gak usah! Aku gak apa kok sendiri! Kim bum oppa istirahat aja! Kan oppa sibuk dan capek!’’, tolak Sonyul.
‘’Gwaenchana/gak apa-apa... Kamu kan masih belum sembuh jadi harus ada yang menemani!’’, kata Kim bum oppa.
‘’Tapi oppa...’’, kata Sonyul yang terputus sanggahan Kim bum oppa.
‘’Eiiitss! Tidak menerima penolakkan!’’, seru Kim Bum oppa.
Sonyul akhirnya mengalah dan menurut aja.
***
Sudah beberapa hari Sonyul meringkuk di tempat tidur. Luka di sekujur tubuhnya mulai sembuh. Bosan rasanya dia beberapa ini gak melakukan apa pun dan hanya di suruh beristirahat. Tapi untung ada Hyurin yang menemaninya hari ini. Bel berbunyi dan Hyurin beranjak dari tempat membukakan pintu. Muncullah Ji Young yang langsung berlari ke Sonyul.
‘’Sonyul oenni! Sudah baikkan???’’, seru JiYoung begitu muncul dari pintu berlari ke Sonyul.
‘’JiYoung! Lama gak ketemu ya! Aku sudah baikkan kok!’’, kata Sonyul.
‘’Huwaaaa, Sonyul oenniiiiiiiiiiii!!!!’’, kata Ji Young yang tiba-tiba menangis.
‘’Waeyo Ji Young?? Kok nangis??’’, tanya Hyurin.
‘’Ji Young? Kenapa menangis??’’, tanya Sonyul.
‘’Ji Young... sedih! Sedih melihat keadaan oenni begini!’’
‘’Oh, cup! Cup! Aku gak apa-apa kok! Jadi Ji Young gak usah sedih ya?’’, bujuk Sonyul.
‘’Gojitmal/jangan bohong! Apa Sonyul oenni gak sedih melihat Minho oppa bakal menikah dengan Sulli??’’
‘’Bohong kalo aku bilang gak! Tapi aku gak bisa apa-apa...’’
‘’Sonyul oenni cinta kan sama Minho oppa? Kenapa oenni gak cegah pernikahan mereka?’’
‘’Ji Young, oppamu menikah bukan karena dia mencintai Sulli! Tapi karena dia harus bertanggung jawab karena menghamili Sulli!’’, jelas Hyurin.
‘’Ji Young gak ngerti kenapa orang yang saling mencintai malah dipisahkan dengan cara sekejam ini!’’
‘’Ini namanya takdir. Gak ada yang bisa melawan takdir’’, kata Sonyul.
‘’Mau itu takdir ato apa pun Ji Young masih gak rela! Kenapa takdir menjodohkan oppa bukan dengan oenni tapi malah dengan Sulli? Ini gak adil buatku!’’
‘’Mungkin Ji Young masih belum mengerti tentang itu tapi suatu hari nanti kamu pasti mengerti’’, jelas Hyurin.
‘’Lalu, oenni apa kalian akan berpisah tanpa ada kata perpisahan? Apa oenni gak mau bertemu oppa lagi?’’
‘’Biarlah berjalan begini aja. Aku takut kalo kami bertemu yang ada malah gak bisa berpisah’’, kata Sonyul.
‘’Sampe kapan pun Ji Young gak mau kalian berpisah! Tapi kenapa takdir berbicara lain! Ji Young jadi sediiih! Hiks! Hiks!’’
‘’Tenanglah Ji Young! Kalo oppamu dan Sonyul memang berjodoh mereka akan bertemu lagi!’’, bujuk Hyurin.
‘’A,ne oenni/ohya kak Ji Young kesini karena mau mengantarkan ini’’, kata Ji Young sambil memberikan secarik surat buat Sonyul. Sonyul mulai membukanya.
‘’Tolong bacakan yang nyaring supaya kita tau isinya juga Sonyul!’’, seru Hyurin.
‘’Ne/iya!’’
SURAT DARI MINHO
Sonyul, bagaimana kabarmu? Miane kalo aku tlah lancang mengirimimu surat ini. Aku tau tlah berbuat kesalahan yang gak hanya melukaimu saja tapi juga semua orang. Aku malu karena kemarin memakimu dan menganggap kalo kamulah yang paling tega tapi nyatanya? Akulah orang yang paling memalukan itu.
Aku gak bermaksud apa pun saat mengirimimu surat ini karena aku sama sekali gak pantas mendapatkannya. Kata maaf saja mungkin gak akan menyembuhkan luka di hatimu dan aku sadar itu. Bahkan kepercayaanmu itu hal yang membuatku gak bisa menerimanya.
Tapi ada satu hal yang kamu harus ketahui Sonyul, aku tulus mencintaimu walau aku tau cintaku ini malah melukaimu seperti ini. Aku bersyukur kita bisa bertemu dan menjalani hubungan yang singkat ini. Mungkin Tuhan sudah merencanakan hal yang terbaik untuk kita masing-masing. Kamu pasti bisa dapat namja yang berkali lipat lebih dari aku dan satu hal, dia gak akan menyakitimu sepertiku.
Terima kasih atas semua hal baik yang kamu berikan untuk hidupku. Baru kali ini aku merasa terinspirasi menjadi semakin baik dari hari ke hari.
Miane kalo aku selama ini terus membuat air matamu jatuh. Miane kalo pertemuan kita malah membuatmu menderita.
Aku gak tau harus bilang apa lagi. Siapa pun gak ingin dengar kata perpisahan. Aku ini memang pengecut gak bisa mengatakan kata perpisahan dan hanya bisa lewat surat ini. Aku harap kita bisa bertemu lagi saat aku sudah bisa melihat senyuman di wajahmu. Aku tau gak pantas berharap bertemu lagi. Kalo hal ini terus menyakitimu, aku harap kamu lupakan aku. Tapi satu hal, jangan larang aku mencintaimu walau kita gak mungkin bersama. Mungkin aku akan terus mencintai Lee Sonyul meski aku sudah bersama yang lain.
Sekali lagi mianeyo tlah mengirimi surat ini...(takdir tlah memisahkan kita, tapi perasaanku padamu gak akan pergi ke mana pun)
CHOI MINHO
Airmata Sonyul jatuh tepat di nama Minho. Hatinya tambah gak keruan setelah membaca surat dari Minho. Inilah hal yang paling ditakutkannya malah mendatanginya sekarang padahal dia sudah berusaha menghindar. Bukan takut berpisah dengan Minho tapi kata perpisahan itulah yang sama sekali gak ingin dia dengar. Terdengar menyakitkan buatnya. Sekarang dia hanya bisa terus menangis karena luka itu terus menyayat hatinya. Dia merasa gak pantas untuk bilang ‘kajima’/jangan pergi, tinggalkan tapi sakit di hatinya terus meraja lela.
‘’Aigu/aduh.... kenapa kisah kalian begitu menyayat hati? Aku gak mau begini... Sad ending, bukan Happy Ending!’’, seru Ji Young.
‘’Inilah takdir. Baik atau buruk harus kita terima dengan ikhlas’’, kata Hyurin.
Sonyul atau siapa pun gak bisa melawan takdir (termasuk Author juga kale!). Cinta memang indah tapi juga bisa membawa luka. Bertemu lagi ato gak kedua hati yang memiliki cinta itu, takdir akan tetap berjalan seiringnya waktu. Apakah ini akhir perjalanan Sonyul, kita gak tau. Mungkin takdir bisa berubah. Entah kapan itu datangnya.
To be Continues....
Sonyul dan Minho berpisah!
Terus Sonyul sama siapa???
Mau tau?? Mau tau gaaaaakkkkkk??????
Jangan lupa Read,komen,like dan share ya!
Baca aja ya Kejujuran Cinta part 9! (Maksa Mode ON! Hihihi)
see you next time
bye bye ❤️❤️❤️❤️❤️❤️