💜 T-U-J-U-H 💜

489 Words
"Baru kenal sebulan, udah lengket banget," ucap Fattan mengomentari postingan youtube Gretha yang sedang berkolaborasi dengan Reymond. Di video itu mereka terlihat benar-benar seperti sepasang kakasih. Dengan cepat dia meng-scroll video itu agar tidak terlihat. Namun, bukan hanya channel Gretha yang memenuhi timeline youtubenya, tetapi channel Reymond juga. Bahkan, konten seperti ini lebih banyak diposting di channel youtube Reymond. Video mereka yang sedang review makanan bareng. Jalan bareng ke sebuah tempat. Drama-drama berdua. Begitulah kira-kira isinya. Fattan benar-benar tidak tertarik. Karena kesal, timeline-nya berisi itu semua. Fattan memutuskan untuj menutup youtubenya dan beralih membuka w******p. Karena kontak Gretha di-pin—atas keinginan dan paksaan gadis itu— sehingga saat membuka w******p mata Fattan langsung terfokus membaca chat dari Gretha. Gretha Gue mau ke Yogyakarta Jangan kangen Begitu isinya. Membaca itu sontak membuat Fattan buru-buru membalas pesannya. Fattan Mau ngapain? Aneh-aneh aja Tanpa menunggu lama, Gretha langsung mengirimkan balasannya. Gretha Mau nge-bucin dong Ngeliat lo nge-bucin, gue iri, pengen ngerasain juga Hehehe Fattan mengerutkan kening, meskipun Fattan sering berkencan dengan pacar-pacarnya dahulu, tapi dia tidak pernah pergi sampai keluar Jakarta. Pernah sih, tapi paling jauh juga ke Bogor dan hari itu juga pulang. Fattan Nginap? Gretha Iya dong Biar makin asyik Fattan menarik napas lalu mengembuskannya pelan-pelan. Ada perasaan tidak enak di hatinya. Entah ini perasaan cemas atau apa. Fattan pun tidak bisa untuk mendeskripsikannya. Fattan Jangan berduaan doang Inget lo perempuan Gretha HAHAHAHA Boongan Gue ke Yogyakarta karena kerjaan, review makanan di sana Fattan Review makanan? Jauh amat Gudeg kan ada yang jual di Jakarta Gretha Kenapa sih? Bagus dong, kalau di Yogyakartanya langsung. Lebih khas Ini baru namanya kerja sambil jalan-jalan plus ngebucin Eh, dibayar lagi Fattan Oh, yaudah Gapapa Gretha Iyaaa Tar gue ceritain Fattan Ok Hati-hati Mau jalan kapan? Gretha Besok pagi Fattan Sekarang lo dmn? Gretha Apartemen gue Fattan Gue ke sana Tunggu dulu, jangan ke mana-mana Greta Hmm, iyaaaa Fattan langsung keluar dari apartemennya dan bergegas ke supermarket yang berada di lantai bawah. Dia membelikan sesuatu untuk Gretha. Setelah membayar dia berjalan menuju apartemen gadis itu. Seperti biasa, meskipun dia memiliki id card, pria itu tetap saja menekan bel dan menunggu Gretha untuk membukakan pintunya. Hanya dua kali menekan bel, Gretha sudah membukakan pintu dan mempersilahkannya untuk masuk. "Kantungnya besar banget. Bawa apaan tuh," ucap Gretha sambil melirik-lirik kantung yang dibawa oleh Fattan. Pria itu melekatkan kantung belanjaannya tepat di dekat koper Gretha. "Buka aja," ucapnya sambil berjalan ke arah sofa. Dengan langkah cepat karena penasaran gadis itu membukanya dan terlihatnya beberapa roti dengan berbagai varian rasa. "Roti?" tanyanya membeo. Fattan duduk di sofa lantas mengangguk pelan. "Lo kalau malam pasti kelaparan. Biasanya lo nyusahin gue buat beli makanan, tapi kan gue enggak ada. Enggak mungkin juga lo menyusahkan kru atau gebetan lo. Malu nanti. Makanya gue beliin roti buat lo makan malam-malam." Seketika senyum lebar terukir di bibir gadis itu. Betapa beruntungnya dia memiliki sahabat seperhatian ini. "Terima kasih ya, sahabat ganteng." "Hmm."
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD