"Baru kenal sebulan, udah lengket banget," ucap Fattan mengomentari postingan youtube Gretha yang sedang berkolaborasi dengan Reymond. Di video itu mereka terlihat benar-benar seperti sepasang kakasih.
Dengan cepat dia meng-scroll video itu agar tidak terlihat. Namun, bukan hanya channel Gretha yang memenuhi timeline youtubenya, tetapi channel Reymond juga. Bahkan, konten seperti ini lebih banyak diposting di channel youtube Reymond.
Video mereka yang sedang review makanan bareng. Jalan bareng ke sebuah tempat. Drama-drama berdua. Begitulah kira-kira isinya.
Fattan benar-benar tidak tertarik.
Karena kesal, timeline-nya berisi itu semua. Fattan memutuskan untuj menutup youtubenya dan beralih membuka w******p. Karena kontak Gretha di-pin—atas keinginan dan paksaan gadis itu— sehingga saat membuka w******p mata Fattan langsung terfokus membaca chat dari Gretha.
Gretha
Gue mau ke Yogyakarta
Jangan kangen
Begitu isinya. Membaca itu sontak membuat Fattan buru-buru membalas pesannya.
Fattan
Mau ngapain?
Aneh-aneh aja
Tanpa menunggu lama, Gretha langsung mengirimkan balasannya.
Gretha
Mau nge-bucin dong
Ngeliat lo nge-bucin, gue iri,
pengen ngerasain juga
Hehehe
Fattan mengerutkan kening, meskipun Fattan sering berkencan dengan pacar-pacarnya dahulu, tapi dia tidak pernah pergi sampai keluar Jakarta. Pernah sih, tapi paling jauh juga ke Bogor dan hari itu juga pulang.
Fattan
Nginap?
Gretha
Iya dong
Biar makin asyik
Fattan menarik napas lalu mengembuskannya pelan-pelan. Ada perasaan tidak enak di hatinya. Entah ini perasaan cemas atau apa. Fattan pun tidak bisa untuk mendeskripsikannya.
Fattan
Jangan berduaan doang
Inget lo perempuan
Gretha
HAHAHAHA
Boongan
Gue ke Yogyakarta karena kerjaan, review makanan di sana
Fattan
Review makanan? Jauh amat
Gudeg kan ada yang jual di Jakarta
Gretha
Kenapa sih?
Bagus dong, kalau di Yogyakartanya langsung. Lebih khas
Ini baru namanya kerja sambil jalan-jalan plus ngebucin
Eh, dibayar lagi
Fattan
Oh, yaudah
Gapapa
Gretha
Iyaaa
Tar gue ceritain
Fattan
Ok
Hati-hati
Mau jalan kapan?
Gretha
Besok pagi
Fattan
Sekarang lo dmn?
Gretha
Apartemen gue
Fattan
Gue ke sana
Tunggu dulu,
jangan ke mana-mana
Greta
Hmm, iyaaaa
Fattan langsung keluar dari apartemennya dan bergegas ke supermarket yang berada di lantai bawah. Dia membelikan sesuatu untuk Gretha. Setelah membayar dia berjalan menuju apartemen gadis itu.
Seperti biasa, meskipun dia memiliki id card, pria itu tetap saja menekan bel dan menunggu Gretha untuk membukakan pintunya.
Hanya dua kali menekan bel, Gretha sudah membukakan pintu dan mempersilahkannya untuk masuk. "Kantungnya besar banget. Bawa apaan tuh," ucap Gretha sambil melirik-lirik kantung yang dibawa oleh Fattan.
Pria itu melekatkan kantung belanjaannya tepat di dekat koper Gretha. "Buka aja," ucapnya sambil berjalan ke arah sofa.
Dengan langkah cepat karena penasaran gadis itu membukanya dan terlihatnya beberapa roti dengan berbagai varian rasa. "Roti?" tanyanya membeo.
Fattan duduk di sofa lantas mengangguk pelan. "Lo kalau malam pasti kelaparan. Biasanya lo nyusahin gue buat beli makanan, tapi kan gue enggak ada. Enggak mungkin juga lo menyusahkan kru atau gebetan lo. Malu nanti. Makanya gue beliin roti buat lo makan malam-malam."
Seketika senyum lebar terukir di bibir gadis itu. Betapa beruntungnya dia memiliki sahabat seperhatian ini. "Terima kasih ya, sahabat ganteng."
"Hmm."