Kisah Lidya

778 Words

Berjalan jalan di taman adalah hal yang tak pernah Lidya bayangkan sebelumnya, apalagi dengan seorang balita yang di gandeng nya. "Nggak ada cape cape nya" kekeh Alden melihat Aspen berlari tertatih, membuat Lydia nampak sedikit kesusahan mengimbangi. "Kau sudah cape?" tanya Alden sembari terkekeh. "Dibilang cape ya tidak, dibilang tidak cape ya cape. Ya pokoknya begitu" Alden mengernyitkan dahi nya. Wanita memang selalu membingungkan. "Sini, Aspen sama Papa aja kasian Mama" Kalimat yang sangat manis, beberapa orang yang tengah duduk atau berjalan berpapasan dengan ketiga nya pun nampak terkesima dengan ucapan Alden. Benar benar tipe suami yang sangat pengertian bukan. Tapi itu hanya ada di bayangan mereka, karena nyata nya Alden dan Lydia tak lebih dari seorang majikan dan pekerja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD