Alden nampak melirik jam tangan nya lagi, Lidya bilang keluar pukul empat sore tapi ini sudah hampir pukul lima sore tapi Alden belum juga nampak batang hidung gadis berkacamata itu. Lydia tidak meminta Alden menjemput, tentu saja pria itu yang berinisiatif menjemput Lydia. Tok tok tok Kagca mobil di ketuk oleh seseorang dari luar, membuat Alden yang tengah melamun sembari menepuk nepuk p****t Aspen yang tertidur pulas di pangkuan nya menoleh. Alden mendapati seorang gadis yang Alden tebak mahasiswa kampus itu. Alden menurunkan kaca tak lebih dari setengah nya. "Ada apa?"tanya Alden. "Ahh..maaf menganggu. Aku mengendarai mobil tapi mobilku mogok, bisakah aku ikut dengan mu sampai halte bus depan?" "Tidak" Alden menjawab tanpa berpikir sedetik pun. Membuat raut wajah gadis berhidu

