Pagi itu, Anisa terbangun dengan tubuh yang terasa sedikit lebih baik. Ia segera bergegas membersihkan diri. Hari itu adalah hari Sabtu. Aidan dan Anisa libur kantor, karena kantor memang jam kerjanya libur pada hari Sabtu dan Minggu. Anisa turun ke ruang makan dengan niat menggunakan hari libur ini untuk beristirahat total, sesuai anjuran dokter, dan secara rahasia mulai mencari lowongan pekerjaan lain. Ia mengenakan pakaian rumahan yang nyaman. Aidan sudah duduk di sana, membaca koran dengan santai. Ia juga mengenakan pakaian kasual, tetapi auranya tetap dingin dan mengontrol. "Pagi," sapa Aidan tanpa mengangkat koran. "Pagi, Mas Aidan," balas Anisa, menghilangkan gelar formal karena ini di rumah dan hari libur. Aidan melipat korannya. Ia menatap Anisa dari atas sampai bawah.

