Ultimatum dan Gengsi yang Dibayar Mahal

780 Words

​Kedatangan Bu Mala dan rekan-rekan guru TK lainnya Bu Rani, Bu Anik, dan Bu Meisya memaksa Aidan untuk mengakhiri konfrontasi pribadinya dengan Anisa. Dengan cepat, Aidan berdiri dan memasang wajah yang dipaksakan. Ia menyambut mereka dengan senyum tipis yang berwibawa, menciptakan ilusi suami yang peduli. ​Anisa merasakan sesak di dadanya, tetapi ia segera mengubah ekspresi wajahnya yang tadinya tegang menjadi sendu dan tersenyum menyambut rekan-rekan kerjanya. ​"Bu Anisa, bagaimana kabarnya? Ya Allah, saya sampai semalam tidak bisa tidur karena memikirkan kondisi Bu Anisa. Apalagi saya juga belum mendapat kabar dari Bu Mala," ucap Bu Rani, yang langsung duduk di samping ranjang Anisa dan menggenggam tangan Anisa yang tidak terpasang infus. ​Guru-guru lainnya juga bergerombol di sana,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD