Bab 56: Rencana Taktis

1365 Words

Suasana di dalam ruang kendali utama kediaman Alaric terasa mencekam, jauh lebih dingin dibandingkan udara malam yang menyelimuti paviliun kaca beberapa jam yang lalu. Jika sebelumnya ada kehangatan yang meluluhkan dinding di antara Alaric dan Elara, kini ruangan ini hanya dipenuhi oleh kalkulasi yang kejam dan logika yang tajam. Cahaya dari deretan layar monitor memantul di permukaan meja kaca, menciptakan bayangan kebiruan yang menari di wajah Alaric. Ia telah menanggalkan kemeja santainya dan kembali mengenakan pakaian serba hitam, seolah-olah warna itu adalah seragam baginya untuk menyambut badai yang akan segera pecah. Di hadapannya, Silas berdiri tegak dengan mata yang tidak menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Di atas meja, peta digital gedung Grand Ballroom—tempat pesta ulang tahun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD