Langit di atas Vance Manor perlahan-lahan berubah warna menjadi abu-abu logam yang berat, seolah-olah alam sedang memberikan peringatan visual tentang ketegangan yang mulai merayap masuk kembali ke dalam kediaman itu. Aroma hujan yang belum turun memenuhi udara, bercampur dengan bau tanah basah yang terbawa angin dari arah perbukitan. Di dalam rumah, suasana yang beberapa hari lalu terasa damai dan penuh kemenangan kini mulai memudar, digantikan oleh kesunyian yang mencekam dan penuh teka-teki. Elara berdiri di koridor lantai atas, tangannya meremas pinggiran syal wolnya saat ia menatap ke arah pintu ruang kerja ayahnya, Lord Harrison, yang tertutup rapat. Ada sesuatu yang salah, dan Elara merasakannya di setiap pori-porinya. Ayahnya, pria yang seharusnya ikut merayakan kemenangan mereka

