BAB 44: WAKTU BERSAMA

1133 Words

Malam di London kali ini tidak merunduk di bawah beban hujan atau kabut yang mencekik. Langit bersih, menampakkan taburan bintang yang jarang terlihat di atas gemerlap Somerset House. Di halaman neoklasik yang megah itu, sebuah acara amal tahunan bertajuk “The Artisan’s Hope” sedang berlangsung. Alaric Sterling, yang biasanya menghindari keriuhan sosial jika tidak ada kontrak yang harus ditandatangani, malam ini berdiri dengan segelas air mineral di tangan, matanya tidak lepas dari sosok wanita di sampingnya. Elara mengenakan gaun sutra berwarna sampanye yang jatuh dengan anggun di lekuk tubuhnya. Sejak konfrontasi tajam mereka mengenai identitas "Patron" (Bab 41), ada perubahan frekuensi di antara mereka. Kemarahan Elara tidak hilang sepenuhnya, namun telah bermutasi menjadi rasa ingin t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD