Dan di sinilah Jessi berada yaitu di sebuah rumah sakit dengan penampilan yang di katakan sangat memprihatinkan yang mana bajunya di penuhi dengan darah dan juga mata yang sembab karena terus mengeluarkan air mata. Bagaimana tidak, dua orang yang sangat di cintainya kini tengah berada di dalam ruang tindakan yang mana Jessi pun sama sekali tidak tahu bagaimana keadaan mereka di dalam ruangan tersebut. Seandainya saja dirinya bisa dengan cepat menyelamatkan Monel, mungkin semua ini tidak akan terjadi pikir Jessi. Jessi terus saja menyalahkan dirinya sendiri atas kejadian itu. Flashback on. Mendengar Jessi yang berteriak sangat keras memanggil nama Monel membuat Rafa yang berada di seberang jalan mendengar suara teriakan tersebut. Mendengar suara teriakan itu, sontak saja Rafa pun men

