Azzam mengantar Khumaira ke kampus. "Dek, sepertinya Mas tidak bisa jemput soalnya ada meeting. Bagaimana kalau Tole Aziz yang mengantar Adek pulang?" Khumaira tersenyum tipis menanggapi perkataan Azzam. Dia dengan berani mengecup rahang tegas Suaminya lalu mencubit gemas hidung mancung Azzam. "Adek, mengikut saja. Mas, jika sudah selesai cepat pulang. Nanti Adek masak in yang enak. Tidak usah repot, Mas. Adek bisa pulang naik becak." "Tidak usah masak, Dek. Mas tidak mau Adek kecapekan. Ingat ada Baby dan tidak ada penolakan. Biarkan Aziz yang mengantar Adek pulang!" "Baiklah, kalau begitu Adek turun dulu, Assalamu'alaikum Imamku!" "Belajar yang rajin, Sayang. Wa'alaikumussalam Makmumku!" Khumaira mengecup punggung tangan Azzam lalu di balas ciuman kening dari Suaminya. "M

