AI - Beda!

1127 Words

Khumaira sekarang merasa aneh, pasalnya Azzam jadi pulang malam dan jarang menjemput. Bahkan waktu bersama cuma ada di tengah malam sampai pagi jam 8. Khumaira menatap Azzam masih tertidur pulas seraya merengkuhnya. Hati Khumaira dongkol, tetapi mau bagaimana lagi Suaminya capek. Mata besar itu berkaca-kaca siap menumpahkan kristal bening. Khumaira rindu Azzam, sehingga tidak sanggup berkata apa pun. Isakan kecil itu terdengar pilu membuat Azzam terjaga. Dia langsung melihat Istrinya sedang menangis. Hatinya sakit melihat Khumaira menangis begini. "Dek, ada apa?" tanya Azzam sembari mengusap rambut Khumaira. Sesekali dia kecup puncak kepala Istrinya dan lebih erat memeluk. Khumaira langsung diam tanpa kata. Dia berbalik memunggungi Azzam. Rasa sakit masih tersimpan tatkala ingat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD