Khumaira tertidur pulas tanpa peduli Azzam sedang menahan gejolak tinggi ingin melakukan itu. Sungguh cantik sekali tingkahnya tadi saat membuat Suaminya berhasrat. Tetapi, di tengah jalan, malah di tinggal tidur. Azzam mengadah menahan hasrat tinggi. Dia mengulum bibir sendiri demi menahan gejolak gairah. Tangannya merengkuh Khumaira posesif. Perlahan dia merubah posisi agar Khumaira tidur nyaman di lengannya. Bibir tebal itu terbuka sedikit dengan napas teratur. Sangat cantik sehingga membuat Azzam mengecup mesra bibir Istrinya. Jemari panjang kekarnya menari di lekuk wajah cantik Khumaira. "Kamu sangat manis sampai Mas diabet gara-gara melihat senyummu. Sekarang bagaimana, Dek? Mas tersiksa gara-gara, Adek.” Azzam mengecup bibir tebal Khumaira lagi, setelah itu beranjak menuju b

