Melewati beberapa minggu penuh drama sebelum hari pernikahan kami memang sangat melelahkan. Dari kurangnya cetakan undangan, pihak keluargaku yang terkena musibah, hingga Papa yang mendadak sakit dua hari sebelum pernikahanku. Semuanya membuatku hampir kehabisan napas. Aku hampir nggak menyangka bisa melewati semuanya hingga akhirnya hari ini semuanya bisa diatasi dengan baik. Aku bersyukur jika ternyata akhirnya diberi kesempatan untuk mengenakan gaun pengantin yang aku idam-idamkan di hari pernikahanku dan Genta. Sebenarnya bukan karena bisa mengenakan pakaian pengantin itu aku merasa begitu lega bahagia, tapi karena bisa bersama dengan Genta dengan ikatan pernikahan rasanya sudah lebih dari cukup buatku. Setelah banyak hal yang kami lalui, kurasa kami pantas mendapatkan ini semua. Me

