46. Bahaya!

1584 Words

Sebenarnya beberapa hari nggak bertemu dengan Genta adalah hal yang biasa buatku. Dulu saat masih di Surabaya aja, pekerjaan Genta memang membuatnya sering ke luar kota dan baru pulang setelah beberapa hari. Aku nggak pernah mempermasalahkan hal itu. Tapi tentu saja berbeda dengan saat ini. Baru saja beberapa jam yang laku Genta pamit ke Surabaya karena akan menyelesaikan masalahnya dengan Daya, aku sudah merasa nggak tenang. Walaupun Genta telah berjanji akan menghubungiku sesering mungkin setelah masalahnya selesai, tapi entah kenapa aku malah menjadi takut. Bagaimana jika sesuatu terjadi padanya dan membuatnya nggak bisa menepati janji? Seperti dipaksa oleh orang tua Daya untuk rujuk dengan anaknya lagi. Karena sepertinya kedua orang tua Daya lumayan berpengaruh. Mungkin saja mereka ak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD