“Kenapa gak kamu angkat?” tanya Dava tanpa mengalihkan tatapannya dan tetap fokus menatap ke depan. Siska memasukkan ponselnya ke dalam tas selempangnya. “Biar nanti aku hubungi dia lagi,” ucapnya lalu menatap keluar jendela. “Apa kamu masih berhubungan dengan dia dibelakangku?” gatal sudah mulut Dava ingin bertanya tentang apa yang selama ini Siska lakukan di belakangnya dengan Rassen. “Kenapa? apa Om ingin melarang aku untuk berhubungan dengan Rassen, sedangkan Om sampai saat ini masih menjalin hubungan dengan kekasih Om itu!” Ingin sekali Siska berteriak seperti itu saat ini juga. Tapi sayangnya ia hanya bisa berteriak di dalam hatinya. Merasa tak ada jawaban dari wanita yang duduk di sampingnya, Dava memutuskan untuk kembali bertanya, karena jujur, dirinya memang penasaran tentan

