Om, aku kangen.

2399 Words

Sudah satu minggu Siska tinggal di rumah kedua orang tuanya. Bahkan selama satu minggu itu, Dava tak pernah menghubungi Siska. Bukan tak pernah sih, lebih tepatnya Dava menghubungi Siska disaat yang tidak tepat. Terkadang Dava menelpon sudah lewat tengah malam, saat orang-orang sudah terlelap dalam tidurnya. Bahkan pernah, pagi-pagi sekali, tapi sayang, waktu itu Siska sama sekali tak mau menjawab panggilan Dava. Siska sebenarnya ingin sekali menjawab panggilan suaminya itu, hanya saja, dirinya takut. Dirinya takut tak akan bisa lepas dari jerat cinta sang duda itu yang sudah tumbuh bersemi di dalam hatinya. Seperti bunga-bunga yang bermekaran di taman bunga, seperti itulah cinta Siksa ke Dava saat ini. Bahkan setiap malam sebelum Siska memejamkan kedua matanya, gadis itu lebih dulu men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD