Bab 39. Ketika Hati tak Bisa Berbohong

1095 Words

Mia baru saja memasuki rumah dengan langkah pelan. Sepanjang perjalanan, pikirannya sibuk dengan hasil pemeriksaan tadi. Segalanya terasa sedikit lebih tenang setelah dokter memastikan bayinya sehat. Namun, begitu suara Bara terdengar, ia mendadak terhenti di ambang pintu. "Gimana hasilnya?" Suara Bara terdengar dari ruang tengah, membuat Mia terkejut. Ia memandang ke arah ruang tengah, mendapati Bara sudah duduk santai di sofa dengan tatapan penuh tanya. Sungguh tidak disangka, Bara yang biasanya pulang larut malam kini sudah berada di rumah. "Kamu udah di rumah?" Mia balik bertanya, mencoba menyembunyikan rasa terkejut. Bara menyandarkan punggungnya ke sofa, melipat tangan di d**a. "Kebiasaan kalau orang nanya malah balik tanya. Udah, jawab aja dulu. Gimana hasilnya?" Mia melepaskan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD