Chapter 50

1205 Words

Stefanni terbangun, ia mendapati Varo tertidur sembari duduk di samping ranjangnya. Senyum simpul pun terulas di wajah cantik gadis itu. "Ternyata kamu sesayang ini sama aku, Var," ucap Stefanni, lalu ia mengusap kepala Varo dengan lembut. Varo tersentak, ia menegakkan kepalanya sembari mengerjapkan matanya agar terbiasa dengan cahaya lampu yang ada di sana. "Perasaan gue doang atau bagaimana sih? Kayaknya tadi kepala gue diusap sama orang," gerutunya seraya menggaruk kepalanya. Varo menggerutu demikian karena ketika lelaki itu menggerakkan tubuhnya, Stefanni langsung berpura-pura tidur lagi. "Varo!" panggil Stefanni ketika Varo mengedarkan pandangannya ke setiap sudut ruang inap. Varo terperanjat kaget, hal itu jelas saja membuat Stefanni tertawa puas. "Astaga, Stefanniii. Unt

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD