Chapter 26

1015 Words

Satu buket cokelat berukuran besar sampai di ruang kerja Stefanni. Gadis itu lantas terkejut, siapa pengirimnya? “Shei,” panggil Stefanni. “Kenapa, Kak?” heran Sheila sembari berjalan mendekati bossnya itu. “Tadi kamu lihat siapa yang antar buket cokelat nggak?” tanya Stefanni. “Sepertinya dari satpam kantor Pak Varo, Kak,” jawab Sheila apa adanya. “Sudah gue duga,” gumam Stefanni. Stefanni pun duduk di bangku yang ada di belakang meja kasir kafe, kemudian ia mengeluarkan ponselnya yang sedari tadi ia letakkan di dalam saku rok jeansnya. “Aku ke bawah, ya, kak,” ucap Sheila. Stefanni hanya menganggukkan kepalanya tanpa mengalihkan pandangannya dari layar ponselnya. “Enggak usah di-chat, Kak. Orangnya sudah datang tuh,” ucap salah seorang karyawan Stefanni yang saat ini sed

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD