Chapter 16

1048 Words

Pagi ini Stefanni sudah siap hendak mengantar Varo ke bandara. Namun, bukan ia yang akan menjemput Varo ke rumah. Melainkan Varo lah yang akan menjemputnya ke apartemen. "Lo tuh aneh-aneh aja kelakuannya. Harusnya yang antar tuh yang jemput ke rumah. Bukan malah sebaliknya," ucap Stefanni ketika ia sudah berada di dalam mobil yang sama dengan Varo. "Kata siapa?" tanya Varo dengan santai. "Memang di mana-mana begitu kok," sahut Stefanni. "Kalau enggak percaya, tanya aja sama supir elo tuh," sambungnya. "Emang iya, Pak?" tanya Varo pada supir pribadinya. "Sebagian begitu dan sebagian memang seperti Tuan muda," jawab supir itu. "Elo sih nanyanya sambil melotot. Makanya Pak supirnya takut mau bicara fakta," timpal Stefanni. "Emang elonya aja yang aneh," sahut Varo yang tidak ingi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD