Varo lantas berpikir, benarkah bahwa Stefanni sedang cemburu atau itu hanya firasatnya saja. "Berantem lagi sama Stefanni?" tanya Gara yang baru saja meletakkan secangkir wine di atas meja hadapan Varo. "Gua enggak paham dengan situasi begini, Gar. Gua memang sayang sama dia, tapi dia begitu-begitu saja sama gua. Tapi, pada saat foto-foto itu dikirim seseorang untuk dia, dia seperti marah ke gua," sahut Varo. "Dari banyaknya mantan yang elo punya, elo enggak tahu cara bujuk cewek?" tanya Gara lagi. "Mana pernah gua bujuk cewek. Seringnya, mereka yang bujuk gua," sahut Varo. "Salut gua," ucap Gara. "Salut sama mereka yang mau bujuk elo," sambungnya. "Harusnya elo salut sama gua yang selalu berhasil membuat mereka bujuk gua. Jarang ada yang mau begitu ke cowok," sahut Varo. "Ta

