Chapter 32

1043 Words

"Enggak bilang kalau jemputnya rombongan," ucap Stefanni ketika ia memasuki mobil milik Joanna, yang ternyata di dalamnya ada Edwin dan Gara. Untungnya, Joanna mengarahkan Stefanni untuk duduk di bangku penumpang bagian belakang. Sebab, di kursi bagian depan sudah diduduki oleh Edwin dan Gara. "Apa kabar kalian?" tanya Stefanni ketika ia sudah duduk dengan baik. "Baik mix enggak baik," sahut Edwin yang sudah menancapkan gas mobil. "Bisa begitu?" tanya Stefanni sembari mengernyitkan dahinya. "Sebenarnya kami baik-baik saja selama ini. Tapi, keadaan Varo yang membuat kami menjadi ikut tidak baik," sahut Gara. Mendengar nama Varo diucapkan oleh lelaki yang duduk di depannya, membuat Stefanni tersenyum hambar. Joanna yang paham akan keadaan, ia pun memajukan tubuhnya untuk mencub

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD