Dua bulan berlalu, akhirnya Stefanni memutuskan untuk kembali ke tanah air. Gadis itu sudah meyakinkan dirinya bahwa ia bisa menjalani kehidupan dengan apapun masalahnya nanti. Perihal perasaan, ia masih memiliki perasaan sayang terhadap Varo. Namun, ia sudah tahu bagaimana caranya untuk bersikap seolah dirinya sudah tidak lagi menyayangi lelaki itu. Ketika Stefanni sudah tiba di bandara, ia langsung bergegas berjalan menuju gate karena panggilan penerbangan pesawatnya sudah diumumkan. Karena tergesa-gesa, gadis itu sampai tidak memperhatikan ponselnya yang sebenarnya ia tahu bahwa ada pesan masuk, tapi ia memilih untuk langsung mematikan karena sebentar lagi ia akan memasuki pesawat. "Kenapa perasaan gue malah enggak enak begini?" gerutu Stefanni ketika ia sudah berada di dalam pesa

