Sepertinya doa yang kemarin Stefani panjatkan terkabul hari ini. Sebab, Stefani baru saja mendengar kabar dari Joanna bahwa Varo dan teman-temannya akan pergi ke Bali untuk urusan pekerjaan dan bisa memakan waktu hingga beberapa hari di sana. "Lo senang, gue apa kabar?" sungut Joanna sebelum ia memasukkan sesendok wafel buatan Stefani. "Merdeka gue!" seru Stefani kesenangan. "Merdeka kenapa?" Pertanyaan itu membuat raut wajah Stefani yang tadinya kesenangan menjadi datar, ia menatap ke sampingnya yang mana di sana ada Varo yang sedang berdiri. "Sejak kapan lo di sini?" tanya Stefani dengan sinisnya. "Lo senang karena gua mau pergi?" tanya Varo yang kemudian ia menarik kursi di samping Stefani dan duduk di sana. "Iya," jawab Stefani apa adanya. "Memangnya kenapa? Salah?" tanya

