52. Persiapan

2494 Words

Tok.. tok.. tok suara gedorran pintu kamar Rara." Rara..? Kau sedang menangis ya? Bisa kah Ibu masuk?" ujar Diana yang mendengar isakkan Rara." Ceklek! Suara pintu kamar Rara yang terbuka. Pluk!" Rara?" ujar kaget Diana yang tiba tiba di peluk Rara." Rara sayang.. tidak usah di pikirkan perkataan Ayah mu dan Sodara mu tadi mereka hanya salah paham terhadap mu." ujar Diana sembari mengelus kepala Rara." Ibu.. ibu Diana akan selalu berada di samping Rara kan? Walaupun Apa pun yang terjadi?" ujar tiba tiba Rara." Apa maksud mu? Itu adalah tugas seorang Ibu dalam keadaan apa pun Ibu akan selalu mendampingi anak nya." Saut Diana." Aku hanya memiliki Ibu Diana sekarang! Tunggu aku membunuh Lilia dan Davit! Setelah itu aku berjanji akan Hidup bersama Mu dan Raiyen, hanya kita bertiga." fikiran Ra

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD