"Hana..gimana menurutmu Si Yuda,kamu suka kan? walaupun menyebalkan dia sebenarnya Sayang sama kamu"bujuk Bu Nindi untuk mengambil hati Hana untuk menjadikan menantu.
"eh anu Bu..itu.."Hana bingung menjawabnya
"nggak papa pelan pelan saling mengenalnya,sebenarnya sudah dari pertama kamu bekerja Tante mau menjodohkan kamu sama anak Tante.Ya walau Tante sadar Yuda mah Duda sudah tua lagi sedang Hana teh Gadis ting ting masih muda pasti banyak yg ngantri jd Calon Suami tapi Tante bener bener ngidam punya menantu kaya Hana jg Cucu dari kalian,Tante udah anggap Hana teh kaya putri sendiri.Kalaupun Hana gak jadi menantu Tante boleh ya kalo Tante tetap anggap Hana putri sendiri"tanya Bu Nindi tulus,Hana merasa nyaman baru kali ini melihat mata tulus seorang Ibu yg belum pernah dia rasakan.
"emm..Bu eh Tan....te, Tante boleh kok anggap Hana putri sendiri"jawab Hana pelan dan sungkan
"makasih sayang"
"Hana yg harusnya berterima kasih Tante,Hana selalu membayangkan kasih Sayang seorang Ibu dr kecil ahirnya sekarang bisa"jawab Hana
**
Hari ini motor Hana sudah beres dan lagi lagi Bang Sapri yg antar motornya kerumah Hana karena Hana pulang diantar lg sama Yuda entah apa yg ada dipikiran Yuda sampai dia nurut sama Mamanya dan yg lebih menantang Manami ikut 1 Mobil dengan Yuda setelah seharian puas jalan jalan dan main sama Yuda tetap tidak rela kalau abangnya dekat dengan Hana.Hana duduk tegang bersampingan dengan Manami yg sibuk membaca buku bertuliskan bahasa inggris semua Mental Hana serasa anjlok disamping bocah usia 12 tahun.Hening tidak ada percakapan antara dua perempuan beda usia jauh 9 tahun ini,Yuda tersenyum jail melihat ketegangan Hana yg sesekali melirik Manami kemudian melihat keluar kaca jendela membuang bosan.
"Sweety..."panggil Yuda menengahi kecanggungan
"hmm.."Jawab Manami mengarahkan bola mata tanpa menggerakkan kepala dari posisi kepala yg sedang sibuk membaca buku.
"kita turun sebentar beli Donat dulu ya ditoko depan situ?"
"ok"jawab Manami singkat
"Sayang..Sasa suka donat Rasa coklat atau keju?"Tanya Yuda dengan Usil
"keduanya" jawab Hana singkat tanpa menoleh dari pemandangan diluar mobil
Sayang sayang kepala peyang Hana ngomel dalam Hati.Manami yg mendengar jawaban Hana merasa tersingging dan berfikir Hana marah padanya
"Huh..Calon istri Kakak ngambekan jg ternyata"sindir Manami Hana mendengarnyapun jadi terkejut dan memilih diam karena bingung mau respon bagaimana Hana mah melempem kalau harus debat sama anak kecil satu ini.
Setelah membeli donat Yuda melajukan mobilnya menuju rumah Hana,kali ini semua diam Sesekali Yuda melirik Hana dari kaca sambil tersenyum gemas melihat Hana yg seakan ngomel ngomel dalam hati karena ekpresi wajahnya terlihat jelas kadang ngerutkan dahi memonyongkan bibir naik turunkan alis kadang membuang nafas dgn kesal
ni bocah tengil lumayan jg dikerjain
Yuda punya rencana mau ngerjai Hana lg
sedangkan Hana fokus memainkan drama fikirannya nggak Kakaknya nggak adiknya nyebelin banget,dulu Tante Nindi ngidam apa sih kok anaknya judes semua eh kok panggil Tante hehee gak papa sih kan Tante yg nyuruh. hmmm...sebenere Hana jg seneng bgt kalau punya Mama mertua kaya Tante Nindi yg nggak bikin Hana seneng mah kedua anaknya,bisa bisa darah tinggi tiap hari punya Suami dan adik ipar kaya Mereka huft memusingkan
"Astaghfirulloh...Mas Yuda !" Tiba tiba Hana teriak gara gara kaget kaca jendela diturunkan oleh Yuda,Manami dan Yudapun tertawa senang melihatnya.Hana yg kesal langsung membuka pintu mobil dan keluar
"Sayang ada yg ketinggalan"Teriak Yuda kembali menggoda Hana
"Apa?!"tanyanya Kesal
"Donatnya tugas siapa sih yg bawa masa iya anak bos yg udah antarin karyawannya pulang masih disuruh bawa sendiri"Tanpa menjawab Hana berjalan ke pintu mobil sebelah kemudi mau ambil box donat tapi pintunya malah dikunci sama Yuda
"BUKAIN ATAU KAMU BAWA SENDIRI!" Teriak Hana kesal
"Ih Sayang marah marah mulu cepet keriput lho"goda Yuda penuh semangat.Manami turun dari mobil mengabaikan pasangan aneh menurutnya,Yudapun jg keluar setelah berhasil membuat Hana jengkel.
"Mas Yuda..."teriak Sasa sambil berlari lalu memeluk Yuda
"Halo Sayang Sudah Wangi Habis Mandi Ya?"Yuda lupa Ada 1 Princess lg yg memperhatikan disampingnya sedang ngambek,Hana tak kaget dengan pemandangan itu 2 hari kemarin Hana sudah melihat keakraban mereka sampai bosan.
"Eh ini Siapa Mas" tanya Sasa dengan ekspresi tidak suka
"Kenalin ini Manami adik Kesayangan Mas Yuda, Manami kenalan jg ini Sasa calon adik kesayangan Kakak jg"
tanpa merespon Yuda Manami mendekati Hana lalu menarik tangan Hana berjalan masuk kerumah duluan,Hana yg bingungpun nurut ajalalu menjulurkan lidah ke Yuda
"weee..."
Yuda menatap Hana dan Manami heran
kenapa jadi bertukar adik?
Yuda mengajak Sasa menyusul dengan menggendongnya karena tubuhnya yg mungil Yuda selalu suka gemes.
Nyampai Dalam Yuda kaget dan Sebal
karena ternyata ada Danang yg ngobrol ceria dengan Paman Heru Bi Asih dan Nek Sumi. tadi sepulang kerja dia mampir membeli jajanan camilan kesukaan Sasa,sudah sering Danang klo dapat kesempatan pulang kerja sore mampir kerumah Hana menemani Sasa belajar dan bermain sambil meninggu Hana pulang.
Huh ngapain ni kampret datang kesini,mau ngajak saingan ya ok kita liat siapa yg menang Batin Yuda kesal
"Nak Yuda kok repot repot bawa jajanan lg to Nak"Kata Nek Sumi merasa sungkan
"nggak repot kok nek cuma donat anak anak pasti jg suka"Yuda membelinya 10 donat sengaja dilebihkan siapa tau mereka suka bisa nambah.
Ketika Semua pada asik ngobrol Manami Hanya diam memperhatikan Danang jantungnya berdebar tidak jelas bocah umur 12 tahun ini benar benar kagum melihat Danang yg berbicara kadang tertawa,Menurut Manami Danang begitu tampan tubuhnya yg 11 12 dengan kakaknya benar benar mengagumkan.
"Nak Yuda ini adiknya kok diam sj siapa namanya?"tanya Nek Sumi
"oh iya lupa, Manami Nek. Sweety...kenalan dulu sayang"kata Yuda mencoba memanggiladiknya tapi takada jawaban karena adiknya fokus memandangi Pangeran tampannya Danang
eh ya ampun kenapa adik gue malah terpesona sama si kampret ini batin Yuda tak terima.
"Manami..dipanggil kakak tuh"Hana mencolek pipi Manami gemas
"eh iya mbak Hana tanya apa?" Tiba tiba Manami bersikap ramah sama Hana dan semua malah ketawa gemas melihatnya.
"Mbak Hana..Manami mau ke toilet please anterin"dengan pipi yg merah
karena malu Manami meminta diantar Hana
"ayuk.."
Sesampainya di kamar mandi Manami bertanya sama Hana siapa itu Danang
"Mbak Hana cowok tadi Siapa Kakak Mbak Hana ya?"
"Bukan dia teman plus tetangga mbak Hana"jawab Hana menahan tawa dia tau Manami suka dengan temannya Danang memang tampan baik pekerja keras dan ramah lg
"Emm next time boleh ya Manami sering main kesini?"
"eh...Manami suka mainbkerumah Mbak Hana?"
"emm ii..iiya senang ada Sasa ada Nenek jg,gak papa kan?"bohong Manami malu mengakui kalau demi bertemu Danang
"boleh sih tapi ada syaratnya"
"hah? syarat apa?"
"Manami mau berteman baik sama mbak Hana nggak musuhan lg"
"huh..well,let's be good friends"
Setelah perjanjian di kamar mandi Manami dan Hana duduk kembali di ruang tamu dengan yg lain.
Manami berkenalan dengan semua keluarga Hana tak lupa Dengan Danang.setelah menjelang Maghrib Danang Yuda dan Manamipun pamit Pulang
Kira kira apa yg terjadi sengan Manami dan Yuda kedepannya ya
Halo teman teman apa kabar?sehat selalu ya....
semoga episode kali ini sedikit menghibur ya
Bersambung...