Tuan Kin berbalik. Dia menatap Jenny tajam. “Kamu dengar? Itu sarapan yang disiapkan untuk aku dan Hana. Bukan untuk kamu, Jen.” Jenny menggigit bibir bawahnya. Wajahnya menyemu merah karena malu. Tuan Kin benar-benar telah berubah. Pria itu tidak lagi memihak kepadanya seperti waktu masih kecil dulu. Raihana telah merubah Tuan Kin menjadi sosok yang asing bagi Jenny. Ya, Raihanalah yang telah membuat Tuan Kin jadi berbeda. “Kamu seperti bukan Kin yang dulu,” ucap Jenny sembari memalingkan wajah. Tuan Kin mengambil duduk di sofa. Tapi tidak berdekatan dengan Jenny. Dia duduk di sofa sebelah kanan dari sofa Jenny. “Mungkin, iya. Karena aku ingin kamu tau bahwa aku sekarang sudah suami orang. Aku ingin kamu menjaga sikap Jen. Aku tidak ingin membuat Hana marah. Akan tetapi, bagiku kamu t

