Raihana menyalami mencium tangan Tuan Kin. Mereka baru saja melaksanakan sholat subuh berjamaah. Tapi Wajah Raihana cemberut. Wanita itu kesal karena semalam sedang tidur disosor sama Tuan Kin. Antara sadar dan tidak sadar merasakannya. Namun begitu bangun tetap saja terkejut karena mendapati diri tidak berpakaian. Ujung-ujungnya, dia harus mandi sebelum subuh lagi. Sejak bulan madu, dia bisa mandi sampai 3 atau 4 kali karena setiap mau sholat harus mandi. Yang tidak mandi hanyalah rentang waktu dari habis sholat Maghrib ke isya. Tuan Kin melihat hal itu. Dia lalu mengucek kepala Raihana yang terbalut mukena. "Kamu kenapa mukanya kok ditekuk begitu?" Raihana melirik Tuan Kin kesal. "Mas, bisa tidak sih kita berhenti dulu yang begituan. Aku capek, mas. Capek!" "Capek apa? Kamu cuma men

