Tuan Kin tersentak kaget mendengar jawaban Raihana. Dia tidak menyangka sama sekali kalau Raihana akan menjawab seperti itu. "Hana? Kamu tadi jawab apa? Apa aku tidak salah dengar?" Mendengar pertanyaan itu, tentu saja Raihana tersipu malu. "Hm... Bagaimana ya? Tidak sih." Tuan Kin menatap Raihana tajam. "Jadi kamu benar-benar mengatakan itu? Minta di atas?" Raihana mengangguk kecil. Tapi karena dia malu, dia langsung berbaring dan menarik selimutnya hingga menutupi kepala. Tuan Kin yang masih tak percaya, langsung menurunkan tubuhnya hingga ke dekat Raihana. "Hana, jangan tidur dulu. Aku ingin bicara. Aku penasaran." Raihana menarik sedikit selimutnya ke bawah sehingga kedua matanya yang bening terlihat. "Memangnya apa sih yang membuat mas penasaran? Aku malu menjelaskannya." "Jang

