Jihan kembali menuju apartment diantar oleh supir Harry Ramadhan, sementara Alif masih di tahan sang ayahnya yang tampak masih tak terima keputusannya. "Ayah memang setuju dengan keputusan Jihan tapi jangan mengira ayah memberi restumu dengan wanita yang telah kau nikahi itu." Alif juga sependapat, ia tidak ingin Harry memberi restu pada Mawar. Apalagi Alif sudah curiga dengan Mawar. "Alif juga tidak ingin semua ini terjadi. Apalagi menyakiti Jihan." Hati Alif melebur seketika mana mungkin ia bisa rela terus menerus menyiksa batin wanitanya "Lalu kenapa kau mengkhianati Jihan. Apa yang diotakmu. Selama ini Jihan istri yang baik apa masih kurang? Apa gunanya dulu kau memohon pada ayah untuk melamar Jihan." Sarkas Harry membuat Alif terdiam sejenak. Dulu Harry memang tidak setuju dengan k

