Pukul 7 lebih 35 menit, Alvaro berjalan bersama kakeknya menuju ballroom di salah satu hotel bintang lima. Ia mengenakan setelan berwarna merah dengan kemeja hitam, di pergelangan tangannya ada jam hitam dengan merk terkenal disana, rambutnya ditata rapi kebelakang yang menambah kesan dewasa di wajahnya. Pesta ini berisi oleh pebisnis yang berasal dari Indonesia, sebagian dari mereka memiliki bisnis di negara lain dan memutuskan untuk mengadakan pesta di negara ini. Untung saja tidak terlalu susah baginya mengikuti gaya bahasa asing mereka, yang dia dengar semasa masuk tadi mayoritas dari mereka berbicara dengan bahasa indonesia yang sedikit kaku. "Gunakan pesta pertemuan ini sebagai tempat mencari kolegamu dimasa depan, tidak perlu terlibat serius dengan pembicaraan mengenai perjodohan

