Sudah tiga hari penuh dihabiskan Sharyn bersama keluarga Erro. Mulai dari menonton film bersama setiap sore menjelang malam, membantu Echa memasak, mengurusi Jaja dan Incha, sampai membuat keributan bersama Erro di rumah dan memancing kenakalan si kembar—yang tentunya membuat Echa marah dengan sifat kekanakan mereka. Contohnya seperti hari ini. “Ro, ini apaan, sih? Kok Jaja makin hari makin nakal? Kamu pasti ngajarin yang jelek-jelek!” Echa berseru dari kejauhan saat Eza melempari wajahnya dengan biskuit. Erro masih asyik bermalas-malasan di sofa dengan setoples jamur crispy di tangan. Lalu dia akan berteriak sambil sesekali tertawa memperhatikan tv. “Apaan? Aku nggak tahu apa-apa. Sharyn tuh kemarin yang ngajarin lempar-lempar suriken ninja. Jadinya sekarang dia suka ngelempar biskuit.

