Setelah menghabiskan waktu satu minggu di rumah sakit, Ello diperbolehkan pulang. Tentunya setelah mendapat ceramahan panjang lebar dari para dokter senior—Arman dan Fabrian. Dan seakan tidak cukup, Rio menambah-nambahi seluruh omelan dan ceramahannya yang sepanjang kereta api. Ello sampai malas mendengarnya. Tanpa Rio bilang pun dia pasti bisa menjaga diri sendiri. Meskipun sekarang dia sedang menjadi pasien, itu tidak menutupi fakta bahwa dia adalah dokter. Melihat Rio yang sok mengguruinya seakan dia adalah dokter yang paling hebat membuat Ello muak dan rasa sakitnya malah bertambah. Belum lagi ketika dia sampai di rumah Zanuar, dia masih harus disuguhi dengan seribu permintaan maaf ala Erro yang menyebalkan. Sungguh, Ello sudah mendengarnya berkali-kali dan Erro terus mengulanginya s

