Mendua-Bab 19

1554 Words

*** Dalam setengah jam boat yang kami tumpangi akhirnya sanpai di pulau berikutnya. Kali ini Axel hanya menghabiskan waktu untuk berfoto atau membidik foto pemandangan di sekitar pulau. Axel juga tampak kagum saat melihat air di tempat ini yang memiliki tingkat kejernihan di atas rata-rata. Ikannya saja bisa terlihat dengan jelas meskipun airnya cukup dalam. “Nggak mau menyelam lagi?” Aku menawarkan. Namun, Axel menggelengkan kepala. Mungkin karena tadi dirinya sudah menyelam cukup lama. Selanjutnya kami hanya makan makanan ringan dan mengobrol sembari melihat-lihat pemandangan saja. Kalau boleh aku bilang, liburan Axel ini seolah sedang bersamaku. Seolah aku bukan pemandu wisatanya karena kami selalu menghabiskan banyak waktu bersama. Kadang ia juga memaksaku makan di meja yang sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD