*** Pulau selanjutnya yang kami tuju akhirnya sampai juga setelah Tiga jam perjalanan. Perasaanku sudah baik-baik saja. Aku dan Axel juga sudah bicara tanpa merasa canggung lagi. Hari sudah sore saat kami tiba di pulau tersebut. Kami kini menanti matahari senja yang akan segera tiba. Sambil duduk Axel melakukan aktifitasnya yaitu memotret berbagai hal termasuk memotret diriku. Kadang aku tersenyum, kadang dalam keadaan cemberut. Namun, aku tak begitu peduli tentang itu. Aku hanya peduli saat ini aku banyak tertawa karena Axel. “Coba gantian aku yang fotoin kamu!” ujarku pada lelaki itu. Dia memberikan kameranya padaku. Aku mulai menggunakannya. Kufoto ia tanpa sepengetahuannya, tetapi dasarnya Axel ganteng sehingga hasil foto tersebut tetap saja apik. Kuperlihatkan padanya untuk dini

