Mendua-Bab 32

1713 Words

*** Axel masih membereskan barangnya saat tiba-tiba saja ponselku bergetar, menandakan ada yang tengah menghubungiku. Aku periksa siapa itu, dan ternyata yang mencoba terhubung melalui vidio call denganku adalah Bianka. Aku memutar bola mataku ketika menyadari apa yang Bianka inginkan. Ia pasti masih ingin tahu apa yang terjadi padaku pagi itu. Kubiarkan saja getaran itu berakhir dengan sendirinya. Namun, Bianka mengulangi panggilan lagi dan lagi hingga aku lelah juga. Akhirnya aku terpaksa mengangkat panggilan itu. Aku menjauh dari Axel demi tidak menganggu aktifitasnya yang sedang membereskan barang-barangnya. “Ada apa?” tanyaku secara langsung ketika wajahku dan wajah Bianka sama-sama terpampang di layar hp. Bianka pasti tahu aku tak ingin diganggu dari nada suaraku. Namun, dia in

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD