chapter 1
"setidaknya ini bisa membantu meringankan beban nenek" batin lala. ketika sudah sampai dibandara bersama rombongan lain yg akan menjadi TKW di china.
Dibandara begitu banyak sekali orang, ini pertama kalinya lala ke bandara dan naik pesawat. Semoga dengan ini, hutang-hutang neneknya sedikit terlunasi.
Oh ya... perkenalkan namanya lala. Ia gadis kampung yg ingin mengadu nasib di negeri orang. Usianya masih 20 tahun. Dia yatim, masih tinggal bersama neneknya. Ibunya sudah menikah lagi dan tinggal bersama keluarga barunya tanpa sedikitpun menjenguknya hingga 15 tahun lamanya. Karna lala sudah menjadi yatim sejak umur 4 tahun, dan satu tahun kemudian ibunya menikah lagi.
Lala adalah gadis yg cerdas dan imut. Tubuhnya kecil ramping dan kulitnya sawo mateng. Ia juga anak yang sudah berhijab sejak umurnya 10 tahun. Walaupun tidak terlalu mendalami agama karena jg tidak ada biaya padahal dulu cita-citanya ingin mondok. Namun begitu lala tetap bersyukur atas segala yang dimilikinya walaupun harus menjadi TKW dichina.
"la.. ngelamunin apa la?" Tanya guomei yamg kini berada duduk disampingku.
"ah.. gak apa-apa guomei, knp kekamarku malam?". tanyaku karna jarang sekali guo mei kekamarku.
"oh tidak.. aku hanya ingin memberitahumu kalo besok, bos besar pemilik rumah ini akan datang dari luar negeri setelah sebulan pergi. Kamu kan baru jadi aku memberitahumu agar lebih menjaga sikap." kata guo mei.
"Itu kan memang sudah seharusnya, guomei"
"Bos kita berbeda la. Jadi jangan sekali-kali berbuat kesalahan. Bos kita Itu adalah seorang CEO diperusahaan ternama LI Corporation group dan dia orang yg sangat perfeksionis dan tegas. Apalagi kamu bekerja belom ada sebulan dan kamu jg belom mengenal Bos kita. Jadi aku hanya mengingatkanmu agar berjaga-jaga dan lebih berhati-hati."
"Baik guomei. aku paham." Jawabku dengan sedikit gugup.