Dalam perjalanan ke kantor, Fauzi makin merasa bersalah. Wanita anggun itu telah dikhianati oleh suaminya sendiri dan juga oleh ibunya. Bu Mega tidak seperti yang digambarkan oleh Pak Bastian. Anastasya sendiri selalu bilang sangat menyayangi mamanya, meski diperlakukan berbeda. Bisa jadi wanita itu memang sudah berubah. Wanita sebaik apapun, pasti punya alasan kuat kenapa bisa berubah jahat atau pun tidak peduli. Kalau mendengar cerita pengurus yayasan tadi, Bu Mega sebenarnya sangat baik, sangat peduli, hingga memiliki gagasan untuk mendirikan sebuah yayasan. Peduli pada sesama yang tidak beruntung. Sementara Bu Mega yang dalam perjalanan ke kantor, sibuk mengelap air mata menggunakan tisu. Meskipun suaminya tidak pernah memperkenalkan Fauzi padanya, Bu Mega pernah mencari tahu tentang

