15. Bukan Pacar

1213 Words

Kedelai merapikan penampilan nya dengan gaun putih selutut dengan sepatu hak tinggi berwarna senada, sudah beberapa bulan dia tinggal di apartemen setelah malam di mana Brian menciumnya. Mereka semakin dekat, walaupun brian masih sering membentak, marah dan dingin pada nya, tapi nyatanya lelaki itu selalu perduli padanya. Hari ini dia akan menjadi pembawa acara di hari kelulusan angkatan brian. "Buruan kedelai!" Suara tegas dan seorang lelaki yang diberi jas, membuat soya menoleh ke pintu kamar nya. "bentar brian, lagi ngaca" soya menjawab. Brian berdecak kesal. "tiga detik lo enggak nyusul, gue tinggal" brian berbalik pergi. Soya panik, dengan cepat ia mengambil tas nya dan berlari menyusul brian. "ih jangan marah dong" soya merentangkan yang menghalangi langkah brian.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD