20. See You Later, Maybe never

1297 Words

Tidak ada yang brian curigakan dari kedelai, gadis itu masih sama. Berisik dan serewet walaupun sudah sebulan terakhir ini dengan banyak jadwal les persiapan ujian nasional. Brian hanya bisa mengantar gadis itu sesekali, dan helena. Temannya masih sering mampir ke kantor brian walaupun ia sudah kedinginan pada teman masa kecilnya itu. Sekarang hari terakhir ujian nasional soya, brian datang dengan sebuket bunga mawar favorit soya, dari kejauhan ia melihat soya bersama tiga komunikasi sedang bercanda, senyum soya membuat brian juga ikut tersenyum. Brian turun dari mobilnya, ingin mendatangi gadis itu, tapi ibu nya sudah lebih dulu menghampiri soya dan menerapkannya. Hehe bunda nya itu memang sudah menyayangi soya layaknya anak sendiri. Brian kembali masuk ke mobilnya, ia akan menemui s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD