“Ya, Bu…dan perempuan yang setara dengan saya hanya Kirana. Ibu jangan khawatir saya tidak akan ingkar janji” Ibu Kirana menghela nafas panjang “ini yang selalu ibu khawatirkan, keluarga kamu itu bukan keluarga biasa seperti kami Bram…Ibu tidak ragukan perasaan kamu terhadap putri ibu tapi apa kamu kuat terhadap tekanan keluarga kamu?” “Selama Kirana ada di sisi saya, saya yakin saya kuat” yakin Bramasta menggenggam tangan Kirana erat. “Dan kamu Kirana, apa kamu sanggup menghadapi tekanan keluarga Bramasta? Memiliki suami seperti Bramasta akan banyak ujiannya” “Dengan doa ibu, Kirana akan kuat” ucap Kirana yakin. “Yang ibu khawatirkan hanya satu, kamu lari dari kegagalan datang ke kegagalan lainnya. Dan itu tidak baik, Nak” nasehat sang ibu bijaksana. “Doakan Kirana dan Pak Bram, ya

