20

1403 Words

Mobil Ethan akhirnya memasuki area parkir apartemen saat malam mulai turun sempurna. Lampu-lampu gedung menyala satu per satu, memantulkan cahaya ke kaca mobil. Sepanjang perjalanan pulang, Ethan lebih banyak diam. Satu tangannya tetap menggenggam setir, sementara tangan lainnya sesekali mengetuk ringan, menandakan pikirannya sedang tidak benar-benar tenang. Kylla menyadari perubahan itu sejak tadi. Namun ia memilih tidak langsung bertanya. Sesampainya di dalam apartemen, Ethan membuka pintu dan membiarkan Kylla masuk lebih dulu. Pintu tertutup pelan di belakang mereka, menyisakan keheningan yang terasa berbeda dari biasanya. Kylla meletakkan tasnya di sofa, melepas sepatu, lalu menoleh ke arah suaminya. “Aku mau ganti baju dulu,” ucap Kylla lembut. Ia baru melangkah dua langkah ketika

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD