18

1470 Words

Hari-hari kembali berjalan dengan damai, seolah semesta memberi jeda setelah badai yang sempat mengusik hati Ethan. Ia menenggelamkan dirinya dalam rutinitas bersama Kylla, perlahan namun pasti menutup ruang bagi bayangan masa lalu. Pertemuan dengan Naira tak lagi ia biarkan menetap di pikirannya. Setiap kali ingatan itu mencoba muncul, Ethan memilih kembali--pada Kylla, pada rumah, pada kehidupan yang kini sedang ia bangun. Keromantisan mereka tumbuh dengan cara yang sederhana, nyaris tak terasa, namun mengakar kuat. Ethan kini selalu menyempatkan diri pulang lebih awal, hanya untuk makan malam bersama Kylla. Ia akan duduk di meja dapur, menemani Kylla memasak, sesekali mencuri pelukan dari belakang atau mengecup kening istrinya sebelum kembali ke kursinya. Hal-hal kecil yang dulu tak pe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD