32

1071 Words

Edgar dan Korie mengintip melalui celah lemari sapu untuk memastikan Rus sudah tidak kelihatan lagi. "Aku sudah menunggu terlalu lama. Kupikir pasti telah terjadi sesuatu padamu dan Gail. Jadinya aku menyusup masuk." jelas Korie. "Tapi aku tidak tahu harus kemana. Suasana Lapas terasa aneh. Agak lengang." "Itu karena Mithya sedang menyusun rencana untuk menangkap kalian," kata Edgar. "Dia sudah tahu tentang terowongan. Kurasa kita batalkan saja berjalan melalui terowongan." "Bagaimana dia bisa tahu?" Edgar menarik napas sebentar. "Gail," jawabnya. "Mithya berhasil menghasut Gail untuk memberikan informasi. Dia bilang akan mempertemukan Gail dengan ibunya." "Dia pasti berbohong!" sergah Korie marah. "Kupikir juga begitu." Edgar mengangguk setuju. Sangat disayangkan ia tidak dapat mem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD