41. Nomor Tak Dikenal

1005 Words

"Clarissa, jangan lari-lari! Nanti kamu jatuh sayang," tegur Zenith saat melihat Clarissa langsung melompat turun dari mobil dan berlari masuk ke dalam rumah orang tuanya. Ia menatap horor pada anak perempuannya itu, apalagi mengingat putrinya itu masih dalam masa pemulihan pasca kecelakaannya sebulan lalu. Namun, yang namanya anak-anak tetap saja tak akan mendengar perintahnya. Clarissa hanya menganggukkan kepalanya seraya kembali melanjutkan langkahnya, tetapi ia sedikit lebih memperlambat langkahnya daripada tadi.  "OMAA! OPA!" pekik Clarissa antusias saat melihat Emma dan Tuan Greer keluar dari dalam rumah mereka, keduanya berdiri di depan pintu menyambut keluarga kecil putri tunggalnya.  Dalam sekali tangkapan Emma menangkap tubuh kecil Clarissa dan membawanya ke dalam gendonganny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD