Chapter 20

1121 Words

“Gue gak nyangka perempuan kayak kamu ternyata seorang bartender?” Pujian itu keluar dari mulut seorang Theo yang sedang menyesap  Cognac di depanku. Aku tidak kaget kalau malam ini aku bertemu Theo di Night Sky, tempat ini memang cocok sebagai tempatnya main. “Wah untuk ukuran orang yang kemarin ngomong ‘dont judge book by its cover’ lo hari ini judgemental banget yah.” balasku setengah bercanda. Bukannya dia yang tempo hari menceramahiku soal jangan melihat seseorang dari penampilannya. “Upss sorry gue gak ada maksud nilai lo jelek atau apa. Gue cuman amazed aja. Lo cewek, masih mahasiswa dan lo kerja di tempat kayak gini.” “Not gonna lie, lo bukan orang pertama yang ngomong kayak gitu jadi santai aja.” “Boleh tahu kenapa lo milih kerja jadi bartender daripada kerjaan lain yang mun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD