Chapter 37

1062 Words

Kalau seseorang bertanya kepada ku soal, "apakah kamu memiliki rasa takut? " Aku akan menjawab dengan pasti "tentu saja setiap orang memiliki rasa takut yang mati-matian mereka sembunyikan. Tidak terkecuali aku." Tapi seperti kebanyakan orang, aku tidak bisa menyuarakan ketakutan ku dengan lantang. Karena itu seperti menyerahkan senjata kepada orang lain dan menyerahkan diri kita untuk dilukai kapan saja. Tapi kalau seseorang bertanya lagi. "Apakah ada seseorang yg kau ingin bagi ketakutanmu dengan dia tanpa takut dia akan menjadikannya senjata untuk melukaimu?" Lagi-lagi aku akan menjawab. "Ya. Ada." Dan seseorang itu kini ada di hadapanku. Sedang sibuk mengomeliku yang mendobrak masuk ke kamarnya saat ia sedang berniat berganti pakaian, dengan grasak-grusuk mengambil pakaian dari da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD