Bab 27 - Nyaman

2019 Words

Aku mencoba menenangkan jantungku yang selalu berdetak dengan begitu kencang saat Alfian melepas pagutan kami. Suasana Apartemen yang termaram dan hening membuatku dapat mendengarkan debaran jantungku yang menggila. Perlahan, aku mengangkat kepala saat tangan Alfian yang awalnya menahan di pintu, meraih tangan kiriku lalu meletakkannya di d**a kiri Alfian. “Debaran jantungku juga cepat” Aku terpaku saat Alfian mengucapkan kalimat itu. Aku menatap tanganku yang menyentuh tubuhnya, merasakan debaran jantung Alfia yang juga berdebar kencang. Deg... Deg... Deg... Kami berdiri saling hadap, tanpa suara. Aku menikmati merasakan debaran jantung Alfian yang berdetak seirama dengan milikku. Tangan Alfian bergerak ke arah punggungku, membuat tubuh kami menempel tanpa jarak, lalu merengkuhku ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD