“Ran... CV Kalimantan Emas nelepon lagi masalah pembayaran.” Kata-kata yang diucapkan Mbak Dona membuatku yang sedang menatap laporan-laporan keuangan yang sedang menjadi pusat perhatianku, akhirnya berhasil membuatku menoleh. Keningku berkerut, mengambil salah satu stop map yang berisi BAPP bulan kemarin yang diajukan oleh Kontraktor itu. Aku mengernyitkan kening, membaca pesan singkat yang diberikan oleh Mas Anton, manajer yang menangani perbaikan jalan dan juga pembuatan parit. “BAPP buat jasa angkutan Buah, jangkos dan lain-lain sudah Acc, mbak. Cuman BAPP buat pekerjaannya masih belum di ACC Mas Anton. Masih pemeriksaan. Ini masih di aktualisasi Mas Anton,” jelasku membuat Mbak Dona menghela napas mendengar nama suaminya itu disebutkan. “Ada masalah lagi?” Aku mengangguk pelan, k

